Kemenkes Luncurkan Vaksin Campak bagi Tenaga Kesehatan
Gambar atau konten salah?
Kementerian Kesehatan akan mempercepat vaksinasi campak bagi tenaga kesehatan sebagai kelompok rawan. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menginformasikan bahwa langkah ini akan dimulai setelah mendapatkan klarifikasi mengenai uji efikasi vaksin campak dari Badang Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Jadi vaksinasi ini yang paling penting kan sebenarnya surat indikasinya. Itu kan untuk anak-anak, tapi sebenarnya ada studinya untuk orang dewasa,” ujar Dante, diikuti dengan, “Kita minta dari klarifikasi dari BPOM dulu, bahwa vaksinasi ini memang ada studi efikasinya untuk orang dewasa,”
Setelah respons BPOM diterima, proses imunisasi akan segera dilaksanakan. Kemenkes akan memilih 10 daerah prioritas dengan kasus campak tertinggi, yaitu:
- Tangerang Selatan
- Tangerang
- Bima
- Palembang
- Pandeglang
- Jakarta Barat
- Depok
- Palu
- Serang
- Jakarta Pusat
Selanjutnya, pihak kementerian akan mengevaluasi apakah program imunisasi perlu diperluas ke wilayah lain.
Selain vaksinasi, Dante menekankan pentingnya komunikasi, informasi, dan edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat bagi tenaga kesehatan. “Gimana cuci tangan yang benar, gimana selalu pakai masker waktu periksa. Itu akan kita masyarakatkan lagi baik kepada nakes maupun kepada masyarakat,” tambahnya.
Dengan mempercepat vaksinasi dan meningkatkan edukasi, Kemenkes berharap dapat menurunkan angka campak di kalangan tenaga kesehatan dan masyarakat luas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
