Kemenkeu Buka Silo, Perbaiki Kerja Sama Bea & Pajak
Gambar atau konten salah?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa selama beberapa waktu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Direktorat Jenderal Pajak tidak akur. Ia menyebut perbedaan budaya kerja di Kemenkeu menjadi penyebab utama.
Menurutnya, setiap direktorat berjalan sendiri-sendiri, sehingga kolaborasi menjadi sulit. Ia menyatakan, “Misalnya dulu pajak dan bea cukai itu susah banget kerja samanya. Sekarang sudah bisa dibereskan. Jadi, kita dorong itu supaya kerja samanya bagus,” saat sidang di DPR RI, Jakarta, Senin (15 Juni 2024).
Purbaya menegaskan bahwa ia telah bekerja keras untuk membuka sekat yang menghambat sinergi antar lembaga. Ia menambahkan, “Dulu kan banyak silo-silo, sekarang kita buka silo-silo itu agar direktorat bekerja lebih cepat,”.
Ia juga mencontohkan masalah perpindahan pegawai antar direktorat. Ia berkata, “Kasus (misalnya) perpindahan antar pegawai dari Dirjen Anggaran ke Pajak, susah banget, karena masing-masing punya sendiri silo-silo. Padahal satu tempat lebih banyak kebanyakan orang,”.
Dengan langkah-langkah tersebut, Purbaya yakin Kemenkeu kini lebih lincah. Ia menyatakan, “Sekarang saya pikir sudah agile, walaupun ada silo-silo, kita kurangi silo semaksimal mungkin. Jadi, sudah tidak seperti dulu lagi,”.
Perubahan ini diharapkan mempercepat proses internal dan meningkatkan kerja sama antar direktorat. Purbaya menekankan pentingnya menghilangkan silo agar keputusan dapat diambil lebih cepat.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperbaiki efisiensi birokrasi. Purbaya menegaskan bahwa langkah ini akan terus dipertahankan.
Secara keseluruhan, upaya membuka silo dan meningkatkan sinergi antar lembaga diharapkan membawa dampak positif bagi pelaksanaan kebijakan fiskal dan perpajakan di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Turun 6.158,29, OJK Tegaskan Resiliensi Pasar Modal Indonesia
Rupiah Kuat 0,76% di Tengah Intervensi Bank Indonesia
4.000 Pekerja Dirombak di Pabrik Sepatu Nike Bandung
CEO BPI Danantara Ungkap Pertemuan Himbara dengan Prabowo
BI Naikkan Bunga 25 bp Jadi 5,75% untuk Nilai Rupiah
Revisi Harga Batu Bara ESDM untuk PLN dan Pengusaha
Berita Terbaru
Martinez: Pertandingan vs RD Kongo Wajar di Piala Dunia
Asia Pasifik: Jasa Keuangan Terancam Serangan DDoS Layer 7
Gempa Palu M6,7: 3 Warga Sigi Tewas, Rumah Rusak di Sereh
Matchday Kedua Piala Dunia 2026: Jadwal dan Persaingan Panas
BBM Subsidi Tetap Stabil, Non‑Subsidi Ikut Pasar 2026
Portugal dan Kongo Seri 1-1, Ronaldo Tetap Kunci Piala Dunia
Mahasiswa Netra Hadapi Enam Hambatan Belajar di Kampus
IHSG Turun 6.158,29, OJK Tegaskan Resiliensi Pasar Modal Indonesia
