Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Gambar atau konten salah?
Setiap tahun, umat Islam menantikan bulan Muharram sebagai periode penuh makna. Bulan ini dianggap suci, dan banyak orang menganggapnya sebagai waktu yang tepat untuk memperbanyak amal ibadah, termasuk puasa sunnah. Salah satu puasa yang sering dipertimbangkan adalah puasa 1 Muharram, yang menandai hari pertama Tahun Baru Islam.
Menurut Kalender Hijriah yang dirilis oleh Kementerian Agama RI, 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Penetapan ini konsisten dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah dan Almanak Nahdlatul Ulama (NU), yang semua menyatakan tanggal yang sama. Dengan demikian, bagi yang ingin melaksanakan puasa 1 Muharram pada tahun ini, tanggal yang harus diingat adalah 16 Juni 2026.
Untuk memulai puasa tersebut, biasanya disarankan membaca niat atau niat puasa. Berikut bacaan niat yang diambil dari buku Meraih Surga dengan Puasa karya H Herdiansyah Achmad Lc:
“نَوَيْتُ صَوْمَ الشَّهْرِ الْمُحَرَّمِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى”
“Nawaitu shauma-sy-syahri-l-muharrami sunnata-lillaahi ta'aala.”
Artinya: “Saya berniat puasa bulan Muharram sunnah karena Allah Ta'ala.”
Hukum melaksanakan puasa 1 Muharram dijelaskan dalam buku Menggapai Berkah di Bulan-bulan Hijriyah karya Siti Zumratus Sa'adah. Buku tersebut menegaskan bahwa puasa pada hari pertama bulan Muharram sangat dianjurkan. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al‑Hafizh Ibnu Hajar RA, Hafshah RA menyampaikan: “Barang siapa berpuasa di hari terakhir dari bulan Dzulhijjah dan juga hari pertama dari bulan Muharram, maka Allah akan menjadikannya sebagai penghapus atas dosa selama lima puluh tahun, dan puasa sehari di bulan Muharam sebagai penghapus atas dosa selama tiga puluh hari.”
Meski hadits tersebut menekankan nilai besar puasa 1 Muharram, Buya Yahya melalui kanal YouTube pribadinya menegaskan bahwa tidak ada dalil khusus yang menganjurkan puasa awal tahun Hijriah. Ia mengatakan bahwa berpuasa pada 1 Muharram tetap diperbolehkan dan bukan termasuk amalan yang dilarang. Setiap muslim dapat melaksanakan puasa sunnah pada hari-hari yang diperbolehkan, kecuali pada hari yang memang dilarang untuk berpuasa. Hari-hari yang dilarang berpuasa meliputi Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, dan tiga hari Tasyrik. Selain itu, bulan Muharram dianggap sebagai bulan haram atau bulan yang dimuliakan, sehingga memperbanyak puasa sunnah di bulan ini secara umum dianjurkan.
Keutamaan puasa 1 Muharram tidak hanya terletak pada penghapusan dosa, tetapi juga pada posisinya sebagai puasa yang paling utama setelah bulan Ramadhan. Hadits riwayat Muslim berikut menjelaskan: “أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ شَهْرِ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ”
Artinya: “Puasa yang paling utama setelah bulan Ramadhan adalah bulan Allah Muharam, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam.”
Dengan informasi ini, siapa pun yang ingin memulai puasa 1 Muharram pada tahun 2026 dapat mengetahui tanggal yang tepat, bacaan niat yang dianjurkan, serta pemahaman tentang hukum dan keutamaan puasa tersebut. Melalui pengetahuan ini, umat dapat melaksanakan puasa dengan penuh kesadaran dan niat yang benar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mortir Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Papua, Risiko
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Weton Tulang Wangi: Tradisi Penanggalan Jawa Tetap Ada
Cek Bansos: Aplikasi Monitoring Bantuan Sosial di Ponsel
Berita Terbaru
Debat Akhir HIPMI 2026: Kandidat BPP Bersaing Pasar Modal
Kari Minang Depok, Gyudon Jakarta, Diet Rendah Sodium Jadi Tren
Mourinho Jadi Pelatih Real Madrid, Bek Konate & Dumfries
Rupiah Menembus Rp 18.000 Pagi Saat Dolar Tembus 18k Indonesia
PINDEX 2026: Pertamina Patra Niaga Pamer Teknologi Energi
IHSG Turun 4,15% Menembus Support 5.735, Investor Khawatir
