Keown: Timber kunci menahan Kvaratskhelia di Final Champions
Gambar atau konten salah?
Legenda Arsenal, Martin Keown, menilai bahwa Jurrien Timber harus dimasukkan ke dalam skuad Gunners agar bisa menahan Khvicha Kvaratskhelia di final Liga Champions. Meskipun kebugaran Timber masih diragukan, Keown yakin ia dapat berperan penting.
Final Liga Champions akan berlangsung di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026. Arsenal akan bertemu PSG, juara bertahan yang dianggap lebih difavoritkan. Klub Paris telah menorehkan 44 gol sepanjang musim ini, menunjukkan ketajaman serangan mereka.
Di sisi lain, Khvicha Kvaratskhelia menjadi ancaman utama bagi Arsenal. Sebagai sayap asal Georgia, ia telah mencetak 10 gol dan memberikan enam assist di kompetisi tersebut. Kvaratskhelia dikenal agresif, sering menyerang dari sisi kiri, dan menjadi salah satu kunci kemenangan PSG.
Keown mengingat pertemuan terakhir antara Timber dan Kvaratskhelia pada musim lalu. Pada saat itu, Arsenal disingkirkan oleh PSG di semifinal. Timber, bek kanan Meriam London, menunjukkan kemampuan menahan serangan Kvaratskhelia dengan baik.
Namun, kondisi fisik Timber menjadi perhatian. Ia menepi sejak April akibat cedera pergelangan kaki. Meskipun cedera mengganggu performa akhir musim, Keown tetap yakin Timber akan tampil apik jika fit dan dipanggil di final.
"Saya menyaksikan pertarungannya dengan Kvaratskhelia musim lalu. Saya pikir dia menjalani pertarungan yang sangat sengit. Mungkin dia satu-satunya pemain di dunia sepak bola yang mampu menghadapinya, jadi saya pikir karena itulah dia diberi lebih banyak waktu bermain," ujar Keown dikutip dari Football London.
"Biasanya, seseorang yang absen selama itu, Anda akan berkata, 'oke, sudah terlambat', karena dia belum bermain selama 14 pertandingan. Tapi dia pemain yang cukup unik. Mobilitasnya dan cara dia mampu merebut bola, dan dia sangat agresif dan merupakan bek yang suka melakukan kontak fisik," jelasnya.
Keown menekankan bahwa Arsenal harus menyiapkan lini belakang yang solid untuk menahan serangan Kvaratskhelia. Jika Timber dapat kembali ke kondisi prima, ia dapat menjadi penengah yang efektif bagi Gunners. Sementara itu, PSG tetap menjadi lawan yang menakutkan dengan rekam jejak yang kuat. Arsenal berjuang untuk meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub, namun tantangan besar menanti di lapangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Rakhmad Basuki: Dari Larangan Orang Tua Jadi Pelatih Pro
Mourinho Setuju Kembali ke Real Madrid jika Perez Terpilih
Brasil Bayar 203 Miliar Rupiah ke Ancelotti, Piala 2026
Hanya 8 Tim Piala Dunia 2026 Punya Pemain Lokal, 310 Luar Negeri
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Berita Terbaru
SPMB Jateng 2026: Pendaftaran Murid Baru Buka Resmi
Rakhmad Basuki: Dari Larangan Orang Tua Jadi Pelatih Pro
Tahu: Protein Nabati, Rasa Martabak, Bola, Gejrot Tradisional
SIM Digital Korlantas: Praktis, Aman, dan Dinamis Baru
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
Mourinho Setuju Kembali ke Real Madrid jika Perez Terpilih
IHSG menutup di zona negatif, turun 4,11%; global merosot
