Kepadatan Lalu Lintas di Simpang Tugu Wingko H+2 Lebaran

Wati N. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 33 dibaca
Bisik.id
Kepadatan Lalu Lintas di Simpang Tugu Wingko H+2 Lebaran

Gambar atau konten salah?

Arus lalu lintas di kawasan Simpang Tugu Wingko, Babat melonjak tajam pada H+2 Lebaran 2026. Kepadatan ini dipicu oleh aktivitas mudik lokal yang meluas. Kepadatan lalu lintas menjadi nyata di titik temu kendaraan dari berbagai daerah.

Menurut Kompol Chakim Amrullah, kepadatan terjadi karena Babat menjadi simpul pertemuan kendaraan dari arah Bojonegoro, Jombang, dan Surabaya. “Arus lalu lintas meningkat dibanding hari biasa. Ini dipengaruhi posisi Babat yang menjadi simpul pertemuan kendaraan dari arah Bojonegoro, Jombang, dan Surabaya,” ujarnya pada 23 Maret 2026.

Dia menambahkan bahwa kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat. “Didominasi kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil, untuk kegiatan silaturahmi dari berbagai arah, baik timur ke barat, barat ke timur, maupun selatan ke utara,” jelasnya.

Untuk mengurai kemacetan, polisi telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Lamongan dan menyiapkan sejumlah jalur alternatif. Simpang Tugu Wingko menjadi titik temu kendaraan dari berbagai penjuru, sehingga pengendara perlu menyesuaikan rute.

Pengendara yang ingin menghindari kepadatan di Pasar Babat dapat lewat Jalan Gotong Royong dari Simpang Tiga Mira, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Desa Karangkembang dan Desa Gajah di Kecamatan Baureno menuju Bojonegoro. Sementara bagi tujuan Jombang, disarankan mengambil jalur selatan melalui wilayah Ngimbang.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati di jalan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan selama arus Lebaran.

Peristiwa ini mencerminkan pola mobilitas masyarakat saat Lebaran, di mana mobilitas pribadi meningkat secara signifikan untuk bersilaturahmi antarwilayah.

BabatSimpang Tugu Wingkomudikkepadatan lalu lintasLebaran 2026Satlantas Polres Lamonganjalur alternatif

Komentar

Memuat komentar...