Ketupat Unik di Indonesia: Dari Pulut ke Pandan di

Surya B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 67 dibaca
Bisik.id
Ketupat Unik di Indonesia: Dari Pulut ke Pandan di

Gambar atau konten salah?

Ketupat biasanya berwujud segi empat dan dibungkus dengan anyaman janur. Namun, di Indonesia terdapat banyak varian ketupat yang berbeda.

Ketupat selalu menjadi hidangan utama saat Idul Fitri. Makanan beras ini dibungkus dengan anyaman dan hadir dalam beragam bentuk, bahan, dan cara penyajian di tiap daerah.

Setiap variasi ketupat mencerminkan kekayaan kuliner lokal. Beberapa daerah menggunakan beras ketan, santan, atau jenis daun pembungkus yang berbeda, sehingga tiap jenis ketupat memiliki karakter unik yang tetap dijaga sebagai tradisi Lebaran.

Berikut daftar beberapa jenis ketupat khas daerah yang sering disajikan saat Lebaran:

  1. Ketupat Pulut
    Asal: Medan, Sumatera Barat
    Dibuat dari beras ketan atau pulut, sehingga teksturnya lebih pulen dan legit. Biasanya disajikan bersama rendang atau gulai. Beras ketan direndam terlebih dahulu sebelum dimasak.
  2. Ketupat Kapau
    Asal: Riau, Sumatera Barat
    Dibungkus dengan daun kapau, bukan janur kelapa. Warna tetap putih bersih dan dianggap lebih tahan lama. Ketupat ini menjadi ikon kuliner di Pekanbaru.
  3. Ketupat Palas
    Asal: Medan, daerah Melayu
    Bentuk segitiga, dibungkus daun lontar muda. Isi beras ketan memberikan rasa gurih dan padat. Biasanya disajikan dengan rendang, kari, atau sirup gula merah.
  4. Ketupat Landan
    Asal: Banyumas, Banjarnegara
    Warna merah kecokelatan karena dimasak dengan air rendaman abu pelepah kelapa. Rasa gurih dengan aroma khas yang berbeda.
  5. Ketupat Pandan
    Asal: Sulawesi Selatan
    Dibungkus dengan daun pandan berduri. Isi beras putih, namun aroma pandan memberikan wangi khas. Disajikan bersama opor atau hidangan berkuah lain.
  6. Ketupat Bareh
    Asal: Sumatera Barat
    Dimasak dengan santan, menghasilkan rasa lebih gurih. Biasanya disajikan dengan gulai atau asam padeh Minangkabau.
  7. Ketupat Glabed
    Asal: Tegal
    Disajikan dengan kuah kuning kental yang disebut glabed. Kuahnya gurih dan sedikit manis, menambah keunikan rasa.
  8. Ketupat Bebanci
    Asal: Betawi
    Biasanya disajikan bersama sayur bebanci. Kuah santan dengan rempah kompleks memberi rasa lebih kaya dibandingkan opor biasa.

Ketupat tradisional Indonesia mencerminkan keragaman kuliner tiap daerah. Setiap varian memiliki metode pembuatan, bahan, dan cara penyajian yang unik, namun semuanya tetap menjadi bagian penting dalam perayaan Lebaran.

ketupatketupat unikIdul Fitrikuliner Indonesiadaerahtradisi Lebaranjenis ketupat

Komentar

Memuat komentar...