Kirab Pusaka Keraton Solo Gelar Malam 1 Suro 2026 Rundah
Gambar atau konten salah?
KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, pelaksana pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan kawasan cagar budaya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, akan menggelar kirab pusaka pada malam 1 Suro 2026. Rangkaian acara ini direncanakan akan berlangsung pada Selasa malam, 16 Juni 2026.
Juru bicara KGPH, Kanjeng Pakoenegoro, mengungkapkan bahwa rapat koordinasi mengenai kirab pusaka telah dilaksanakan bersama Kementerian Kebudayaan. Dari hasil pertemuan tersebut, diputuskan bahwa acara akan dilaksanakan pada Selasa, 16 Juni 2026.
“Prinsipnya Selasa malam ya. Jamnya belum tahu, karena itu mengikuti dinamika di keadaan pada waktu itu. Bisa segera jam 23.30 mungkin, bisa agak, agak malam mungkin jam 1 dini hari, mungkin jam 2 dini hari, kurang tahu kami. Karena itu kami tidak, tidak di bidang itu. Yang jelas malam, Selasa malamnya, Selasa malam Rabu,”
Dalam pertanyaan mengenai kemungkinan bentrok dengan kirab pusaka yang diadakan oleh Paku Buwono XIV Purbaya, Pakoenegoro menegaskan bahwa hal tersebut menjadi perhatian beliau. Ia menambahkan bahwa bila tanggal berbeda, seperti pada Grebeg Besar, masih dapat dimaklumi.
“(Pihak PB XIV Purbaya juga di tanggal sama apakah akan tabrakan?) Nah itu dia, yang menjadi perhatian dari Gusti Tedjowulan. Harapan beliau kan rukun, rukun, rukun, kompak, gitu lho. Kalau, kalau kemarin itu kan Grebeg Besar, oke lah, masih bisa dua tanggal, gitu ya, dua pihak, dua tanggal,”
“Tapi kalau malam 1 Suro ini kan nggak bisa dua tanggal. Artinya akan bertemu kan, kalau masih ada kepentingan personal atau kelompok, akan ada lebih dari satu kelompok, bertemu di satu tanggal, bertemu di satu malam, bertemu di satu tempat, itu kan dinamikanya cukup, cukup mengkhawatirkan ya, gitu,”
Pakoenegoro menegaskan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan PB XIV Purbaya saat rapat bersama Kementerian Kebudayaan. Ia menekankan bahwa peran Tedjowulan sebagai pelaksana Keraton Solo bersifat netral.
“Semua pihak diundang waktu rapat dengan Kementerian Kebudayaan. Jadi harapannya memang rukun saja. Dari dulu kami pesannya juga itu aja, rukun, kompak, gitu. Jangan, jangan lagi mengatasnamakan personal atau kelompok. Tapi kenyataannya dinamikanya kan seperti ini sampai sekarang,”
Ia menambahkan bahwa Tedjowulan berada di tengah dan bukan yang mengadakan acara. “Jadi Gusti Tedjowulan ini netral, berada di tengah. Bukan Gusti Tedjowulan yang mengadakan, ini keraton yang punya gawe,”
Lebih lanjut, pihaknya mengaku terus menjalin komunikasi, termasuk dengan putra dan putri Dalem Paku Buwono XII, dalam upaya memastikan pusaka Keraton Solo dapat diakses secara terbatas. Ia menekankan pentingnya keterlibatan keluarga kerajaan dalam proses tersebut.
“Gusti Tedjowulan juga akan melibatkan Gusti-Gusti sepuh, putra dalem, putri dalem yang sawargo PB XII. Karena beliau-beliau ini yang lebih memahami tentang keberadaan dan keadaan pusaka-pusaka. Kan tidak bisa sembarang orang, harus putra-putri dalem yang sudah disumpah,”
Menjelaskan mengenai pendataan pusaka Keraton Solo, Pakoenegoro menyebutkan bahwa proses tersebut telah dimulai sejak sebulan yang lalu. Pendataan dilakukan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X dan Kementerian Kebudayaan.
“Sudah sekitar sebulan yang lalu pihak pendata, yaitu dari Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Tengah wilayah X dan Kementerian Kebudayaan, memulai pendataan kekayaan budaya di Keraton Surakarta Hadiningrat, dan masih berjalan sampai sekarang. Artinya berkelanjutan, dan pusaka-pusaka juga menjadi prioritas dari pendataan itu,”
Peristiwa ini menandai langkah penting dalam pelestarian warisan budaya Keraton Solo. Dengan melibatkan berbagai pihak, baik dari kalangan kerajaan maupun lembaga pemerintah, diharapkan kirab pusaka dapat berlangsung dengan lancar dan penuh keharmonisan. Aktivitas ini juga menegaskan komitmen Keraton Surakarta Hadiningrat untuk menjaga dan memanfaatkan pusaka secara bijaksana, sekaligus memperkuat identitas budaya yang telah diwariskan turun-temurun.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
