KONI Bogor Segarkan Kepengurusan Fokus Atlet dan Sport Science
Gambar atau konten salah?
Senin, 04 April 2026, di Hotel Harris Cibinong, Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan, memaparkan rencana penyegaran kepengurusan setelah dilantik. Ia menilai langkah tersebut penting untuk memperbaiki kondisi organisasi yang belum optimal.
“Perlu adanya penyegaran dalam kepengurusan KONI Kabupaten Bogor. Mungkin akan ada yang kecewa, ada yang marah,” ujar Arif dalam pidato singkatnya. Ia menegaskan bahwa organisasi tidak dapat dibangun oleh segelintir pihak saja, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh unsur cabang olahraga.
Arif mengajak semua pemangku kepentingan untuk terlibat dalam pembenahan organisasi. “KONI Kabupaten Bogor harus dibangun oleh kebersamaan, harus dibangun dengan kebhinekaan,” tambahnya, menegaskan pentingnya kerja sama lintas cabang.
Pernyataan tersebut tidak muncul secara tiba-tiba. Di tengah dinamika internal KONI yang sebelumnya diwarnai perbedaan pandangan di tingkat pengurus, Arif menyebut kondisi tersebut tidak boleh berlarut-larut dan perlu segera diselesaikan melalui langkah konkret.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus dan cabang olahraga untuk memperkuat organisasi ke depan. “Mari rapatkan barisan ini. Dampingi perjuangan saya untuk membangun olahraga di Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Langkah penyegaran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menyiapkan KONI Kabupaten Bogor menghadapi agenda olahraga tingkat daerah maupun nasional.
Selain penataan organisasi, Arif juga menyoroti isu lama yang kerap terdengar nyaring: pembinaan dan kesejahteraan atlet serta pelatih yang masih perlu ditingkatkan. Ia mengaku menerima berbagai masukan dari pelaku olahraga di tingkat bawah.
“Saya juga mendengar dari beberapa rekan di bawah bahwa kurangnya perhatian kepada atlet,” kata Arif saat diwawancara, menambahkan bahwa kondisi tersebut menjadi salah satu alasan perlunya pembenahan ke depan. “Kita ingin atlet‑atlet mendapatkan perhatian, mendapatkan kesejahteraan, layanan yang baik,” tambahnya.
Arif menegaskan bahwa pembinaan atlet akan menjadi prioritas dalam kepemimpinannya. “Ke depan kita akan fokus dalam pembinaan‑pembinaan atlet, cabor‑cabor yang potensial,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan atlet lokal sebagai bagian dari strategi jangka panjang. KONI Kabupaten Bogor berencana memanfaatkan pendekatan sport science dan pengelolaan data atlet. “Kami akan memaksimalkan sport science dan juga data‑data atlet,” ujarnya.
Penegasan soal kesejahteraan atlet dan pelatih terus didengungkan, Arif menyebut perlunya peningkatan layanan bagi atlet agar performa dapat terjaga. Namun ia mengakui bahwa aspek pendanaan masih perlu dibahas lebih lanjut di internal organisasi. “Kita akan rapatkan internal memaksimalkan semaksimal mungkin untuk pembinaan cabur dan para atlet,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyebut pelantikan pengurus KONI menjadi momentum penting bagi penguatan olahraga daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya sekaligus harapan bagi pengurus baru.
Rudy, yang juga politikus Gerindra, menyinggung capaian atlet daerah, termasuk peraih medali emas di ajang internasional. “Bogor menjadi salah satu wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, mudah‑mudahan dengan kepengurusan baru, Bogor bisa membawa kehormatan, membawa juara buat Kabupaten Bogor, buat Provinsi Jawa Barat,” katanya.
Terkait pembinaan, pemerintah daerah menekankan pentingnya pengembangan atlet lokal melalui program berkelanjutan. “Kita ingin melakukan pembinaan pembibitan atlet‑atlet, betul‑betul anak‑anak dari Kabupaten Bogor,” ujar Rudy. Ia menambahkan bahwa pemerintah akan menyiapkan dukungan dan apresiasi bagi atlet yang berprestasi sebagai bagian dari upaya memotivasi capaian di tingkat daerah maupun nasional.
Kesimpulan: Rencana penyegaran kepengurusan KONI Kabupaten Bogor, dipimpin oleh Arif Rochmawan, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas cabang, peningkatan kesejahteraan atlet, dan penggunaan sport science. Dukungan Bupati Rudy Susmanto menegaskan harapan daerah untuk membawa prestasi lebih tinggi di arena nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
