Kopi Telur Viral: Kelezatan dan Risiko Kesehatan Penting
Gambar atau konten salah?
Minuman kopi telur, yang dikenal di dunia sebagai egg coffee atau cà phê trứng, sudah lama menjadi favorit di Vietnam. Kini, rasa creamy dan tampilan foam di atasnya membuatnya viral di kalangan pecinta kopi.
Sejak puluhan tahun lalu, kopi telur sudah menjadi bagian dari kebiasaan sarapan di Vietnam. Menurut Shannon O'Meara, kopi hitam memang mengandung nutrisi penting seperti magnesium, vitamin B2, dan senyawa polifenol. Konsumsi kopi hitam juga dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, sindrom metabolik, dan beberapa jenis kanker.
Masalah muncul ketika kopi hitam dicampur gula dan kuning telur. Kandungan gula dalam kopi telur bisa tinggi, terutama bila menggunakan kental manis. Hal ini dapat meningkatkan risiko pre-diabetes, diabetes, dan resistensi insulin jika diminum berlebihan. Di sisi lain, telur adalah sumber protein yang baik, mengandung kolin, vitamin D, dan vitamin B12.
Namun, satu butir kuning telur mengandung sekitar 3 gram protein dan kolesterol yang cukup tinggi. Kolesterol dalam kuning telur dapat memengaruhi kesehatan jantung jika dikonsumsi secara berlebihan. Selain itu, penggunaan telur mentah atau setengah matang dalam kopi telur membawa risiko bakteri seperti salmonella.
Oleh karena itu, para ahli kesehatan menyarankan agar kopi telur tetap aman dikonsumsi dengan menggunakan telur yang sudah dipasteurisasi. Meskipun aman, kopi telur sebaiknya tidak dijadikan sumber protein utama, terutama saat sarapan. Menambahkan sumber protein lain seperti yogurt rendah lemak, kacang-kacangan, atau biji-bijian dapat membuat asupan nutrisi lebih seimbang.
Kelompok tertentu, seperti ibu hamil, lansia, anak-anak, dan orang dengan sistem imun lemah, tidak disarankan mengonsumsi kopi telur. Mereka lebih baik memilih minuman alternatif yang lebih aman, seperti teh atau varian kopi lain tanpa telur.
Berita tentang kopi telur ini dilaporkan oleh VOI pada 10 April 2026. Meskipun sudah dikenal luas, penting bagi konsumen untuk memperhatikan cara penyajiannya dan memilih bahan yang aman. Dengan memahami risiko dan manfaat, kopi telur dapat tetap dinikmati tanpa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tahu: Protein Nabati, Rasa Martabak, Bola, Gejrot Tradisional
Kelas Memasak Mentolo dan Petulo di Jakarta: Tradisi Kue Jawa
Disney Adventure Bayar Rp106.000 Setiap Room Service
Makanan Ular di Asia: Sup Hong Kong, Sate Indonesia, dan Lagi
Han Lewat 25 Tahun di KFC, Buka Warung Ayam Mantan KFC
Zushiku: Sushi Grab‑n‑Go Menyajikan Rasa Autentik di Jakarta
Berita Terbaru
Riquelme Tantang Perez: Janji Haaland & Beban Anggota
UEA Berhenti Ujian Internasional, Pindah Online Kini
Damri: Rute Bus Palembang–Lampung, Harga Rp 200–228 Ribu
Raffi Ahmad Operasi Benjolan Bahu Setelah Haji, Tertutup
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Peternak Sapi Perah Dusun Brau Siap Hadapi Musim Kemarau
Prabowo Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis di Sentul
Indonesia Open 2026: 16 Besar di Istora Senayan, Menang
Prabowo Buka Penerbangan Bandara Bandung & Yogyakarta
