Lansia Rayakan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 di Jember
Gambar atau konten salah?
Di Alun‑Alun Jember, ribuan lansia berkumpul menandai Hari Lanjut Usia Nasional 2026. Acara ini diadakan untuk memperingati peran penting generasi senior dalam keluarga dan masyarakat.
Ketua acara, Bupati Jember Muhammad Fawait, tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di luar kota. Ia mengirimkan sambutan tertulis yang dibacakan oleh Indra Tri Purnomo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Jember.
Indra memulai sambutannya dengan, "Kami menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Bupati Jember yang belum bisa hadir pada pagi ini karena bertepatan dengan agenda kedinasan di luar kota," Ia menegaskan bahwa Hari Lanjut Usia Nasional 2026 tetap menjadi momentum penting.
Acara ini menampilkan tema "Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh". Bupati menegaskan bahwa kontribusi lansia tidak hanya pada keluarga, tetapi juga pada masyarakat dan bangsa. Ia berkata, "Para lansia telah melewati berbagai zaman dan tantangan kehidupan. Pengalaman serta keteladanan mereka menjadi fondasi penting bagi generasi mendatang," ujarnya.
Dalam sambutannya, Pemkab Jember menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi. Kepedulian terhadap kesejahteraan lansia menjadi indikator penting. Bupati menambahkan, "Gus Bupati Cinta Lansia bukan sekadar slogan, melainkan komitmen moral dan komitmen pembangunan untuk menghormati, melindungi, dan memuliakan para orang tua kita," ia menyatakan.
Indra menegaskan komitmen pemerintah kabupaten untuk menerapkan kebijakan yang berpihak pada lansia dan menciptakan lingkungan yang lebih ramah. Ia mengajak masyarakat untuk memperkuat budaya menghormati orang tua, mempererat hubungan antar generasi, dan meningkatkan kepedulian terhadap lansia.
Peserta datang dari semua kecamatan di Kabupaten Jember. Mereka terlihat antusias mengikuti rangkaian acara yang disiapkan oleh pemerintah daerah sebagai bentuk penghormatan kepada generasi senior.
Acara ini juga dihadiri oleh jajaran OPD, camat, Forkopimka, berbagai organisasi lansia, serta perwakilan sektor perbankan yang memberikan dukungan. Semua pihak bersatu dalam merayakan kontribusi lansia bagi pembangunan sosial.
Perayaan ini menegaskan bahwa lansia tetap menjadi pilar penting dalam masyarakat, dan upaya bersama diperlukan untuk memastikan kesejahteraan mereka terus terjaga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Jonatan Christie Kalahkan Teeraratsakul, Raih Open 2026
eSIM Kurosim: Pilihan Hemat Internet Untuk Traveler Jepang
KAI Tambah Frekuensi LRT Jabodebek, Uji Coba KLB 08–12 Juni
BPJT Siapkan Uji Coba MLFF Tanpa Tol Setop Menilai Efisiensi
Pemindahan 1.555 Narapidana Lapas Jambi ke Gedung Baru
Rapor Genap 2025/2026: Catatan Wali Kelas Memotivasi Siswa
PSGJ Bersinar di Stadion Watubelah, Target Liga 3 Nasional
Timnas Indonesia Pecahkan Drought 38 Tahun, Menang 3‑0 Oman
