Lapangan Merdeka Medan Masih Tidak Selesai, Target Sampai 10 Feb 2026
Gambar atau konten salah?
Lapangan Merdeka Medan masih belum selesai direnovasi, meski pemerintah kota menargetkan akhir proyek pada 10 Februari 2026. Beberapa fasilitas seperti lahan parkir, basement, dan trek jogging belum dibuka sepenuhnya.
Wali Kota Medan, Rico Waas, menjelaskan pada saat diwawancarai 26 Maret 2026 bahwa proyek masih dalam proses. Ia berkata, “Nanti kita lihat, kalau sudah selesai kita fungsikan,” dan menambahkan, “Nanti kita cek.”
Proses serah terima Lapangan Merdeka kepada Pemkot Medan seharusnya sudah dilakukan pada Februari lalu. Rico tidak memberikan komentar panjang, melainkan menyatakan akan melakukan pengecekan dalam waktu dekat.
Wakil Wali Kota, Zakiyuddin Harahap, melakukan kunjungan kedua ke lokasi pada 14 Januari 2026 untuk menilai perkembangan, khususnya di basement. Ia mengungkapkan bahwa kontraktor menargetkan penyelesaian pada 10 Februari 2026 dan setelah itu akan serah terima ke Dinas Perkim, diikuti pemeliharaan. Zakiyuddin berharap proyek dapat dimanfaatkan sebelum atau sesudah Lebaran.
Dalam kunjungan kedua, Zakiyuddin melihat perubahan signifikan dibanding kunjungan pertama. Ia berharap proyek tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga menyerap banyak tenaga kerja. Ia menyatakan, “Yang penting ini kita harap ini cepat selesai dan nantinya bisa banyak menyerap tenaga kerja. Ini tinjauan kedua kita, dan dari pertama ke kedua ini sudah jauh berbeda, banyak perkembangannya.”
Zakiyuddin menjelaskan bahwa pengerjaan proyek mengalami penambahan 50 hari akibat banjir yang menghambat proses. Meskipun demikian, pengembang dan kontraktor memastikan proyek dapat diselesaikan sesuai target.
Ia menambahkan bahwa revitalisasi Lapangan Merdeka akan menjadi pusat aktivitas masyarakat dan ekonomi. Zakiyuddin akan membahas konsep pengelolaannya bersama Wali Kota Medan terkait bentuk pengelolaannya. Ia berkata, “Nanti akan kita tanya Pak Wali bagaimana konsep pengelolaannya. Mudah-mudahan sebelum Lebaran sudah ditentukan pengelolanya agar cepat bisa digunakan.”
Selama kunjungan, Zakiyuddin juga menyoroti masalah banjir yang sebelumnya menjadi kendala utama. Ia menyinggung kerusakan plafon akibat uap air dari bawah tanah. Ia berkata, “Ini baru saya ketahui, ternyata uap banjir bisa merusak plafon. Air yang bersumber dari bawah ini juga harus benar-benar diperhatikan.”
Zakiyuddin menyebutkan bahwa Dinas Perkim bersama pengembang telah melakukan penyuntikan pada beberapa titik sumber air. Saat ini, perhatian difokuskan pada penyelesaian lantai parkir, area hall, dan tenant yang masih memerlukan pembersihan.
Ia berharap revitalisasi Lapangan Merdeka Medan dapat selesai tepat waktu dan segera dioperasikan demi mendukung aktivitas masyarakat serta menggerakkan perekonomian Kota Medan. Ia menegaskan, “Saya minta Perkim mengecek semua, pastikan 10 Februari ini benar-benar clear. Setelah itu baru kita bahas terkait pihak ketiga dan pengelola bersama Pak Wali,” tutupnya.
Proyek ini masih menunggu konfirmasi akhir dari pihak terkait. Jika semua fasilitas sudah siap, Lapangan Merdeka akan menjadi tempat berkumpul yang lebih nyaman bagi warga Medan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz