LavAni Menang Final Four Kedua, Masuk Final Proliga 2026

Dewi M. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
LavAni Menang Final Four Kedua, Masuk Final Proliga 2026

Gambar atau konten salah?

Di GOR Sritex Arena, Kota Solo, Garuda Jaya menghadapi LavAni Livin Transmedia pada Putaran Final Four Kedua Proliga 2026. Garuda Jaya gagal menahan tekanan, menyerah tiga set berturut‑turut dengan skor 25‑19, 25‑21, 25‑18.

Tim Garuda Jaya, yang belum pernah meraih kemenangan di Final Four, tampil penuh semangat. Mereka tidak ingin memberikan kemenangan mudah kepada LavAni, yang berada di puncak form.

Set pertama berlangsung sengit. Kedua tim saling mencuri poin, namun Garuda Jaya kehilangan fokus ketika skor terpaut 10‑5. Mereka kemudian bangkit, memotong selisih menjadi 10‑9. LavAni memanfaatkan momentum dan menutup set pertama dengan 25‑19.

Set kedua LavAni mulai merotasi skuadnya. Garuda Jaya mencoba memberi perlawanan, tetapi LavAni terus menyerang lewat variasi serangan yang apik dan servis tajam, menutup set kedua dengan 25‑21.

Pemain LavAni, Hendra, harus ditarik keluar dan digantikan Dimas pada pertengahan set kedua karena cedera. Hendra terlihat mendapatkan perawatan pada kaki kanannya di tepi lapangan.

Set ketiga menampilkan LavAni dengan sejumlah pemain Timnas. Kemenangan yang meyakinkan diperoleh LavAni dengan skor 25‑18, menutup jalannya laga.

Dengan kemenangan ini, LavAni memuncaki klasemen sementara Putaran Final Four Kedua, mengunci satu tiket ke babak final Proliga 2026. Garuda Jaya, yang belum meraih poin, gugur dari perebutan tiket final.

Asisten pelatih LavAni Livin Transmedia, Erwin Rusni, bersyukur dengan kemenangan ini. “Alhamdulillah kita diberikan kemenangan. Kita sengaja melakukan rotasi bukan karena menyepelekan lawan, tapi di pertandingan sisa melawan Samator dan Bhayangkara, pemain siap semua,” kata Erwin saat konferensi pers, Sabtu (11 April 2026).

LavAni hanya memainkan satu pemain asing pada set pertama. Dalam laga itu, Georg Grozer juga tidak dibawa ke dalam pertandingan. Erwin mengatakan, Grozer masih beradaptasi dengan cuaca di Indonesia.

Terkait kondisi Hendra, Erwin mengatakan kondisinya baik‑baik saja. Dia menilai, Hendra hanya butuh istirahat.

Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, menyatakan skuadnya kalah pengalaman dengan pemain LavAni, meskipun tim lawan menurunkan pemain pelapis. “Kami tanamkan anak‑anak, siapapun lawannya kita tetap berani, meski menghadapi tim skuad LavAni. Dibandingkan LavAni yang menurunkan cadangannya, itu hubungannya pada jam terbang. Garuda Jaya itu mayoritas U‑21, campuran kelahiran 2008 dan 2009. Senior cuma satu, Kristoforus Sina,” kata Nur.

Dalam laga itu, dia melihat skuadnya ada kemajuan saat servis. Namun mereka bermasalah pada blok, dan penerimaan bola pertama. Selain itu, tosser barunya masih perlu beradaptasi.

Di sisa laga Putaran Final Four ini, Nur mengatakan Garuda Jaya akan fokus pada perebutan juara ketiga. “Kami fokus pada perebutan juara 3 dan 4, karena mengejar poin LavAni dan Bhayangkara susah,” pungkasnya.

LavAni berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan yang menegaskan posisi mereka di final. Garuda Jaya, meski kalah, menunjukkan semangat juang muda. Kemenangan LavAni menandai langkah penting menuju final Proliga 2026, sementara Garuda Jaya akan mempersiapkan diri untuk babak juara ketiga.

Garuda JayaLavAni Livin TransmediaProliga 2026GOR Sritex ArenaHendraErwin RusniDimas

Komentar

Memuat komentar...