Lineker: Inggris Unggul, tapi Spanyol & Prancis Lebih
Gambar atau konten salah?
Gary Lineker mengungkapkan pandangannya tentang Inggris di Piala Dunia 2026. Ia menilai negara ini sebagai salah satu unggulan, namun tidak lebih unggul daripada dua tim lain.
Tim Inggris akan memulai fase grup dengan pertemuan melawan Kroasia pada 17 Juni 2026. Setelah itu, mereka akan menantang Ghana dan Panama dalam urutan berikutnya.
Sejak terakhir kali menjadi juara pada tahun 1966, Inggris belum meraih gelar dunia. Namun, mereka memasuki turnamen ini sebagai favorit, berkat skuad yang kuat dan performa terbaru di kompetisi internasional.
Di Piala Dunia 2018, Inggris finis di posisi keempat, dan di 2022 mereka mencapai perempatfinal. Di Piala Eropa, mereka menjadi runner‑up berturut‑turut pada 2020 dan 2024. Prestasi ini menandakan semakin dekatnya Inggris dengan trofi penting.
Lineker menilai bahwa Spanyol dan Prancis merupakan tim yang lebih unggul. Keduanya memiliki kombinasi pemain muda dan veteran, serta talenta yang dapat mengubah pertandingan kapan saja.
“Saya tahu Spanyol itu benar-benar difavoritkan para petaruh, ditempel oleh Inggris, Prancis, Argentina, dan Brasil. Menurut saya mereka lima besarnya,” ujar Lineker dalam siniar The Rest is Football.
Ia menambahkan, “Prancis punya skuad yang gila banget, bukan begitu? Mereka punya skuad yang menakjubkan, tapi saya akan menjagokan Spanyol. Rasanya mereka bisa mengulang apa yang mereka lakukan kira‑kira sedekade lalu dan memenangi turnamen secara beruntun.”
Lineker juga menilai Portugal sebagai “kuda hitam” yang layak dipertimbangkan. Ia menyarankan agar mereka mengendalikan narasi seputar Ronaldo dan menyesuaikan menit bermainnya, tergantung apakah pemain tersebut menerima peran tersebut.
“Mereka harus mengontrol narasi seputar Ronaldo dan mengatur menit bermainnya, dan melihat apakah dia menerima itu. Itu akan penting. Tapi mereka juga punya pemain‑pemain bagus. Rasanya Portugal adalah kuda hitam yang bisa diperhitungkan,” tambahnya.
Lineker tidak melupakan Argentina dan Brasil, dua tim yang tetap menjadi ancaman. Namun, ia tetap memilih Spanyol sebagai tim unggulan, sekaligus mengakui bahwa Prancis juga layak.
Dengan pandangan ini, Inggris tetap di garis depan, namun kesadaran akan persaingan yang ketat menambah ketegangan menuju fase grup. Keputusan akhir akan bergantung pada performa di lapangan, bukan sekadar prediksi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
