Longsor Tanah Tutup Jalan Magelang‑Boyolali pada Malam
Gambar atau konten salah?
Material longsor tanah menutup Jalan Magelang-Boyolali di wilayah Dusun Gondangsari, Desa Ketep, Kecawangan, Kabupaten Magelang. Longsor ini terjadi pada malam hari, sehingga jalan menjadi tertutup total.
Di Jalan Magelang-Boyolali, pembersihan material dimulai pukul 09.30 WIB pada 13 April 2026. Petugas menggunakan alat berat milik Bina Marga Provinsi untuk mengangkat dan menyingkirkan material longsor.
Di Kecamatan Sawangan tercatat tiga titik longsor pada Minggu, 12 April 2026 sekitar pukul 18.30 WIB. Dua titik berada di Dusun Windusabrang Wonolelo dan satu di Desa Ketep. Peta kejadian menunjukkan bahwa longsor di Wonolelo menutup separuh jalan, sementara di Ketep menutup separuh jalan yang menghubungkan Jalan Ketep ke Kaponan, Pakis, Magelang.
“Ada tiga titik yang longsor di wilayah Sawangan. Dua titik meliputi di Dusun Windusabrang Wonoleloyo menutup separuh Jalan Magelang-Boyolali, sudah dibersihkan materialnya,” kata Isnariyo, petugas TRC BPBD Kabupaten Magelang, di lokasi longsor pada Senin, 13 April 2026.
“Tadi malam ini jalan tertutup total. Hari ini mulai dibersihkan menggunakan alat berat milik Bina Marga Provinsi,” tambah Isnariyo. Saat pembersihan, petugas Polsek Sawangan dan Koramil Sawangan menutup jalan sementara.
“Di Sawangan, titik lokasi yang longsor di Wonolelo dan dua titik di wilayah Desa Ketep,” ujar Kapolsek Sawangan, AKP Glenter Pitoyo.
Dari Kepala Desa Wonolelo, Marpomo, diketahui bahwa longsor terjadi akibat hujan deras sejak pukul 14.00 sampai 18.30 WIB pada Minggu, 12 April 2026. Ia mengatakan, “Kalau wilayah Wonolelo ada longsor kecil-kecil. Alhamdulillah aman terkendali. Yang wilayah Ketep agak besar.”
Dengan upaya pembersihan yang terus berlanjut, jalan Magelang-Boyolali diharapkan dapat kembali terbuka bagi warga dan kendaraan. Pihak berwenang tetap memantau kondisi tanah untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SPMB Jateng 2026: Pendaftaran Murid Baru Buka Resmi
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah Hari Ini Pada
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
Berita Terbaru
Harga Emas Antam Medan Turun Rp15.000 per Gram di Medan
Sekolah Jember Siapkan Lapangan Sepak Bola Internasional
Kementerian Sosial Buka 5.127 Posisi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026
BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 Hoaks, Cek Sumber Resmi
Kementerian Lingkungan Target Turunkan Emisi CO2 15% 2025
Korea Selatan & Panama Menang Uji Coba Piala Dunia 2026
Furtasan Usulkan PTN Seleksi Mahasiswa Hanya Dua Jalur
