Luhut Minta Maaf Investor atas Volatilitas Pasar Indonesia

Ika P. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 108 dibaca
Bisik.id
Luhut Minta Maaf Investor atas Volatilitas Pasar Indonesia

Gambar atau konten salah?

Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, mengungkapkan permintaan maaf kepada para investor dan manajer investasi global di Singapura. Ia menyesali ketidakstabilan pasar keuangan Indonesia yang dipicu oleh sentimen geopolitik dan kenaikan harga minyak.

Video tersebut diposting di akun Instagram pribadi @luhut.pandjaitan pada 21 Mei 2026. Dalam rekaman, Luhut menyampaikan, “Mengingat kita memiliki beberapa masalah di sini dan di sana, dan saya minta maaf juga, mungkin beberapa dari Anda memiliki dampak negatif karena situasi ini,”. Ia juga menambahkan, “Tapi saya juga bisa memberitahu Anda, inflasi kita masih bisa dikelola dengan baik, kira-kira di 2,4%. Kita berusaha untuk tidak menurun,”.

Di luar kutipan, Luhut menegaskan bahwa kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih terpantau positif. Ekonomi tumbuh dengan cepat pada tingkat 5,61 %, sementara inflasi dapat dijaga di sekitar 2,4 %. Ia menilai bahwa meski harga minyak bergejolak, inflasi tetap dapat dikendalikan.

Selain itu, Luhut mengingatkan Presiden Prabowo Subianto tentang potensi kenaikan inflasi setelah Juli 2026. Ia mengusulkan agar pemerintah kembali memberikan stimulus guna menjaga daya beli masyarakat. Ia berkata, “Tapi saya juga ingatkan kepada presiden, kita harus melihat dengan jelas setelah Juli. Jadi, kita juga harus mempersiapkan stimulus untuk menjaga ekonomi kita, karena kita mengerti dampak harga minyak pada ekonomi kita, pada barang, saya pikir (akan terasa) mulai bulan ini atau mungkin awal bulan berikutnya,”.

Dengan langkah ini, Luhut berharap investor dapat memahami situasi dan menyesuaikan strategi investasi di tengah dinamika ekonomi Indonesia yang terus berubah.

Luhut Binsar Pandjaitaninvestorinflasiharga minyakstimulusPrabowo Subiantopasar keuangan

Komentar

Memuat komentar...