MacBook Neo Jual 1,1 Juta Unit, AMD Soroti Kelemahan Gaming

Rini S. · 2 min baca · 1 hari lalu · 9 dibaca
Bisik.id
MacBook Neo Jual 1,1 Juta Unit, AMD Soroti Kelemahan Gaming

Gambar atau konten salah?

MacBook Neo, laptop terbaru dari Apple, mencatat penjualan yang luar biasa. Dalam tiga minggu pertama peluncurannya, unit ini menyaingi dan bahkan melampaui penjualan MacBook Air dan Pro. Keberhasilan ini membuat pesaing utama Apple, AMD, merasa tidak nyaman.

AMD baru saja meluncurkan kampanye iklan untuk lini laptop Ryzen mereka. Iklan tersebut menonjolkan kemampuan gaming dan secara khusus menyindir bahwa MacBook Neo hanya mampu menjalankan beberapa game PC populer secara native. AMD menargetkan titik lemah ekosistem Apple: permainan video.

Di dalam iklan prosesor Ryzen AI terbaru, AMD membandingkan HP OmniBook X Flip yang dipersenjatai dengan prosesor Ryzen 5 220 (berbasis arsitektur Zen 4) dengan MacBook Neo yang menggunakan chip Apple A18 Pro. AMD menonjolkan bahwa prosesor x86 miliknya membuka akses ke perpustakaan game besar seperti Steam, Epic Games, dan PC Game Pass. Mereka juga menjanjikan pengalaman bermain dengan “frame rate tinggi” dan “grafis tingkat lanjut” tanpa perlunya trik atau aplikasi pihak ketiga.

Perbandingan tersebut menyoroti beberapa kelemahan MacBook Neo. Pertama, hanya 5 dari 20 game PC “teratas” yang dapat berjalan secara native di MacBook Neo. Kedua, kapasitas penyimpanan awal MacBook Neo hanya 256 GB, sementara HP OmniBook menawarkan 512 GB. AMD juga menyindir tidak adanya desain layar sentuh 2‑in‑1 dan port konektivitas yang minim pada laptop Apple tersebut. Ketiga, AMD mengklaim prosesor Ryzen miliknya memiliki performa multitasking 57 % lebih baik, kecepatan rendering konten 38 % lebih cepat, dan koneksi WiFi hingga dua kali lebih kencang.

Namun, perbandingan ini dianggap tidak sepenuhnya tepat. HP OmniBook X Flip, yang dijual mulai dari USD 999, memang memiliki spesifikasi unggul di atas kertas, namun konsumen tidak membeli MacBook seri budget dengan tujuan utama bermain game AAA. Komparasi ini lebih menonjolkan perbedaan mendasar antara sistem operasi Windows dan macOS, sebuah realitas yang sudah dipahami konsumen.

Selain itu, klaim bahwa GPU Radeon 740M pada Ryzen 5 220 dapat memberikan “grafis tingkat lanjut” dinilai berlebihan. GPU terintegrasi tersebut biasanya hanya nyaman untuk judul-judul game yang ramah spesifikasi, dan sering kali pemain harus menurunkan pengaturan grafis ke level terendah pada resolusi 1080 p.

Di sisi lain, MacBook Neo, meskipun memiliki keterbatasan, telah terbukti mampu menjalankan beberapa game PC dengan performa yang cukup mengejutkan. Laptop ini diluncurkan dengan harga awal yang sangat menarik, yakni USD 599. Kombinasi harga terjangkau, desain premium, dan stabilitas macOS membuatnya laku keras. Laporan menunjukkan penjualan mencapai 1,1 juta unit hanya dalam waktu kurang dari sebulan setelah dirilis.

Perbandingan antara laptop Windows dan macOS sering kali menekankan perbedaan sistem operasi, bukan keunggulan hardware. Meskipun AMD menyoroti keunggulan Ryzen, pasar tetap menghargai nilai keseluruhan MacBook Neo. Keberhasilan penjualan menunjukkan bahwa konsumen menghargai kombinasi harga, desain, dan ekosistem Apple, meski tidak selalu fokus pada gaming.

MacBook NeoAMD Ryzengaming PCApple A18 ProHP OmniBook X FlipSteamharga terjangkau

Komentar

Memuat komentar...