Macet di Jalan Lingkar Barat Nagreg, 24 Maret 2026
Gambar atau konten salah?
Jalan Lingkar Barat, Nagreg, Kabupaten Bandung menjadi pusat kepadatan lalu lintas pada sore hari Selasa, 24 Maret 2026. Kendaraan yang mengarah ke kota Bandung, baik roda dua maupun roda empat, melintasi terowongan Lingkar Nagreg hingga ke wilayah Lingkar Barat Nagreg.
Antara pukul 16.00 WIB dan 18.00 WIB, arus lalu lintas mencapai tingkat kepadatan tinggi. Para pengendara harus menurunkan kecepatan, dan beberapa motoris memilih berhenti di warung atau tempat peristirahatan yang tersedia. Ada pula yang memanfaatkan waktu berhenti untuk membeli oleh‑oleh di sekitar kawasan tersebut.
“Iya saya dari Ciamis rumah orang tua mau ke Cikampek. Ini lagi belanja oleh‑oleh sambil istirahat,” ujar pengendara motor, Aris Risnandi (30), yang ditemui di lokasi. Ia memulai perjalanan dari Ciamis pukul 13.00 WIB dan memutuskan untuk beristirahat setelah melewati beberapa titik kepadatan di sepanjang jalur.
Aris mengaku menemui beberapa titik macet, di antaranya di wilayah Ciawi, Gentong, Malangbong, hingga di Nagreg. Ia menambahkan, “Kurang lebih 1 sampai 2 jam (perjalanan tersendat). Karena di perlintasan kereta api di Ciawi sama di Tanjakan Gentong, banyak mobil yang overheat. Terus di sini (Nagreg) padat lagi.”
Menurutnya, waktu tempuh biasa dari Ciamis menuju Cikampek adalah sekitar tujuh jam. Namun, pada kondisi macet saat Lebaran, waktu sampai ke tujuan menjadi sulit diprediksi. Ia berharap arus lalu lintas menuju Cikampek akan lebih lancar, sehingga ia dapat tiba di tanah perantauan dengan lebih cepat.
Aris, yang merantau di Cikampek, memiliki usaha jualan ayam bakar. Ia sering pulang kampung menggunakan sepeda motor, kali ini pada mudik ke‑12. Ia berangkat menuju kampung halamannya sejak Rabu, 18 Maret 2026, dan berencana kembali ke perantauan bersama keponakannya yang akan memulai kerja pada Rabu, 25 Maret 2026.
“Iya ini saya pulang sekarang. Soalnya keponakan masuk kerja besok,” ungkapnya. Ia berharap tidak ada macet lagi, sehingga dapat segera sampai dengan cepat.
Kepadatan lalu lintas di Nagreg mencerminkan tantangan transportasi di wilayah sekitar Bandung, terutama saat periode Lebaran. Kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, harus menyesuaikan kecepatan dan rute, sementara pengendara mencari tempat istirahat atau berbelanja oleh‑oleh di tengah perjalanan. Situasi ini menambah ketidakpastian bagi para pelaku mudik, yang berharap arus lalu lintas dapat mengalir lancar menuju tujuan akhir mereka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
