Makan Sebelum Salat Idul Adha: Sunah atau Pilihan Bagi Muslim

Dewi M. · 2 min baca · 8 hari lalu · 24 dibaca
Bisik.id
Makan Sebelum Salat Idul Adha: Sunah atau Pilihan Bagi Muslim

Gambar atau konten salah?

Banyak orang bertanya tentang anjuran makan sebelum salat Idul Adha. Perbedaan antara Idul Fitri dan Idul Adha terlihat jelas. Beberapa Muslim memilih menunda makan hingga salat Id selesai dilaksanakan. Anjuran ini berkaitan dengan tradisi menikmati daging kurban setelah ibadah.

Menurut laman Rumaysho (26 Mei 2023), bagi yang berkurban, ada anjuran tidak makan sebelum salat Idul Adha. Para ulama sepakat bahwa menunda makan sebelum salat Idul Adha adalah sunah. Imam Nawawi dalam Minhaaj Ath‑Thalibin berkata, “Sunah Idul Fitri adalah makan sebelum salat.” Ia menambahkan, “Sunah Idul Adha adalah tidak makan sebelum menunaikannya.” Pendapat serupa juga disampaikan Imam Al‑‘Amrani dalam Al‑Bayaan. “Makan sebelum salat Idul Fitri itu mustahab, sedangkan Idul Adha dianjurkan makan setelah salat,” jelasnya.

Bagi Muslim yang tidak berkurban, hukum makan sebelum salat Idul Adha masih sering dipertanyakan. Mayoritas ulama tetap menganjurkan menunda makan hingga salat selesai. Namun mazhab Hambali punya pandangan berbeda. Mereka membolehkan makan sebelum maupun sesudah salat Idul Adha bagi yang tidak berkurban. Ibnu Qudamah dalam Al‑Mughni menulis, “Jika seseorang tidak punya kurban, tidak masalah makan sebelum salat Id.” Pendapat ini merujuk pada keterangan Imam Ahmad. Ibnu Hazm juga menjelaskan, “Jika makan sebelum salat Idul Adha maka tidak mengapa.” Namun ia menambahkan, makan setelah menyantap daging kurban tetap lebih baik.

Mayoritas ulama menilai sunah tidak makan sebelum salat Idul Adha berlaku untuk semua. Anjuran ini berlaku baik bagi yang berkurban maupun yang tidak berkurban. Meski begitu, hukum menunda makan sebelum salat Id bukan kewajiban. Jika memilih sarapan lebih dulu sebelum salat, hal tersebut tetap diperbolehkan. Banyak Muslim menjalankan sunah ini demi mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW. Alasan sunah ini juga berkaitan dengan tradisi menyantap daging kurban usai salat. Momen makan bersama setelah ibadah Idul Adha pun terasa lebih istimewa.

Banyak Muslim memilih menunda makan sebelum salat Idul Adha karena tradisi dan sunah. Hukum menunda makan tidak diwajibkan, namun dianjurkan. Praktik ini membantu menjaga kesucian ibadah dan mempererat kebersamaan saat berbagi hasil kurban.

Idul Adhasunahmenunda makankurbanulamatradisisalatmazhab Hambali

Komentar

Memuat komentar...