Manuk Napinadar: Hidangan Batak Berbumbu Andaliman Ekspres

Fitri A. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
Manuk Napinadar: Hidangan Batak Berbumbu Andaliman Ekspres

Gambar atau konten salah?

Manuk Napinadar adalah hidangan khas Batak yang dikenal karena rasa rempahnya yang kaya. Kata Manuk berarti ayam, sementara Napinadar merujuk pada cara memasak atau memanggang. Resep asli menggunakan gota atau darah ayam sebagai pengental bumbu.

Rahasia kelezatannya terletak pada pemilihan ayam kampung muda. Dagingnya manis dan lembut, cocok untuk bumbu pedas dan aromatik. Tambahan andaliman atau merica Batak memberi aroma jeruk segar dan sensasi pedas yang khas bagi masakan suku Batak.

Berikut bahan utama dan bumbu halus yang dibutuhkan:

  • Ayam kampung muda – satu ekor, potong sesuai selera.
  • Darah ayam – secukupnya, opsional. Bisa diganti dengan santan kental.
  • Jeruk nipis – satu buah, untuk campuran darah agar tidak menggumpal.
  • Garam – secukupnya.

Bumbu halus utama terdiri dari:

  • 2 genggam andaliman (atau sesuai selera pedas).
  • 15 buah cabe rawit – bisa ditambah jika suka sangat pedas.
  • 10 siung bawang merah.
  • 5 siung bawang putih.
  • 10 butir kemiri.
  • 7 cm jahe.
  • 5 cm kunyit.
  • 5 cm lengkuas.
  • 2 batang serai – ambil bagian putihnya saja.

Langkah pertama, potong ayam kampung menjadi bagian kecil. Jika menggunakan darah ayam, campurkan dengan satu sendok teh garam dan perasan jeruk nipis. Proses ini penting agar darah tidak cepat membeku dan tetap cair saat dimasak.

Selanjutnya, bersihkan ayam dari bulu dan kotoran. Metode tradisional memanggil ayam di atas bara api sampai aromanya wangi. Namun, di dapur modern, memanggang dengan teflon anti lengket atau panggangan grill lebih praktis. Panggang hingga daging berubah warna dari merah ke coklat keemasan.

Setelah ayam dipanggang, bersihkan semua bumbu kecuali cabai dan andaliman. Kunci aroma menggugah selera adalah dengan menyangrai (menggoreng tanpa minyak) bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, kunyit, lengkuas, dan serai terlebih dahulu.

Setelah tercium aroma harum, haluskan semua bumbu tersebut bersama cabai dan andaliman. Ulekan menghasilkan tekstur kasar, blender membuatnya lebih halus. Tumis bumbu yang telah dihaluskan dalam wajan hingga mengeluarkan aroma sedap. Tambahkan campuran darah ayam (atau santan) secara perlahan, beri sedikit garam, dan sesuaikan rasa.

Ketika bumbu mulai mengental dan berubah warna menjadi kecoklatan, masukkan ayam yang sudah dipanggang. Aduk rata agar bumbu meresap ke dalam pori-pori daging. Pastikan api kecil agar bumbu tidak terbakar dan bisa meresap hingga ke tulang.

Manuk Napinadar paling nikmat disajikan hangat bersama nasi putih panas. Kombinasi bumbu rempah dan pedas dari andaliman akan merangsang selera makan seluruh keluarga. Anda dapat menyesuaikan jumlah gota atau bumbu sesuai keinginan, apakah ingin konsistensi sangat kental atau lebih ringan.

Resep tradisional seperti Manuk Napinadar memberi nuansa budaya nusantara di meja makan. Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana ini, siapa pun dapat mencoba membuat hidangan khas Batak di rumah.

Artikel ditulis oleh Dwi Puspa Handayani Berutu.

Manuk Napinadar menunjukkan bagaimana bahan sederhana, seperti ayam kampung muda dan darah ayam, dapat diolah menjadi hidangan dengan cita rasa yang kaya rempah dan pedas. Metode memanggang dan penggunaan bumbu halus tradisional menambah kedalaman rasa, menjadikan hidangan ini pilihan menarik bagi pecinta kuliner khas Indonesia.

Manuk NapinadarBatakayam kampungdarah ayambumbu halusandalimanresep tradisional

Komentar

Memuat komentar...