Manusuk Sima di Candi Lor Rayakan 1.089 Tahun Nganjuk

Ningsih R. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 72 dibaca
Bisik.id
Manusuk Sima di Candi Lor Rayakan 1.089 Tahun Nganjuk

Gambar atau konten salah?

Manusuk Sima dipersembahkan di Candi Lor, Desa Candirejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Acara dimulai pada 10 April 2026 pagi, tepat pada hari Jumat. Tradisi ini menjadi inti peringatan Hari Jadi ke-1.089 Kabupaten Nganjuk, yang berakar pada 10 April 937 Masehi menurut Prasasti Anjuk Ladang.

Ratusan warga dan pejabat Pemerintah Kabupaten Nganjuk menumpuk di lokasi. Prosesi dimulai pukul 09.00 WIB dengan suasana meriah. Lalu, Makudur memimpin upacara, membawa dupa, sementara Widhihti mendampingi sebagai asisten. Rombongan berjalan menuju bangsal witana di Candi Sri Jayamerta, atau yang dikenal sebagai Candi Lor.

Sesampainya di gerbang candi, para peserta disambut dengan Tari Maheswara sebagai bentuk penghormatan. Selanjutnya, pemberian hadiah atau pasak diberikan kepada para saksi upacara: raja, pejabat kerajaan, kepala desa, dan tamu undangan. Makudur kemudian memimpin ritual Manusuk Sima. Ia membakar dupa, membanting telur di batu sima, dan menebar debu ke angkasa sambil melafalkan sumpah kutukan.

Menurut Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, “Penetapan sima ini merupakan penghargaan dari Raja Medang Pu Sindok, atas jasa dan keberanian masyarakat Anjuk Ladang membantu berperang melawan musuh.” Ia menambahkan, “Ini bukan sekadar seremoni, tapi upaya melestarikan nilai sejarah dan budaya leluhur.”

Kepala Disporabudpar Nganjuk, Gunawan Widagdo menekankan bahwa kegiatan ini juga menjadi daya tarik wisata budaya. Ia menyebut, “Selain ditonton masyarakat Nganjuk, ada lima orang rombongan turis mancanegara asal Prancis turut hadir. Mereka sangat terkesan dengan kekayaan tradisi yang ditampilkan.”

Prosesi ini merekonstruksi upacara penetapan sima atau tanah bebas pajak yang pernah dilakukan oleh masyarakat Anjuk Ladang pada masa Kerajaan Mataram Medang. Dengan menampilkan ritual kuno, para pelaksana berharap sejarah panjang Kabupaten Nganjuk dapat tetap dikenang dan dihargai oleh generasi berikutnya.

Manusuk SimaCandi LorNganjukTradisiHari JadiSimaBudaya

Komentar

Memuat komentar...