Medan Normalisasi Drainase 21,46 km pada Triwulan I 2026
Gambar atau konten salah?
SDABMBK Kota Medan mencatat bahwa sepanjang Triwulan I 2026, yakni periode Januari–Maret, telah berhasil dinormalisasi drainase sepanjang 21,46 kilometer. Data tersebut mencerminkan upaya pemerintah kota untuk menanggulangi masalah luapan air di wilayah pesisir.
Menurut Khairul Azmi, kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi, "Hal ini menunjukkan fokus kami dalam mengatasi tantangan geografis dan masalah luapan air di wilayah pesisir," ujarnya pada Senin, 04 Mei 2026. Ia menambahkan bahwa total drainase yang dibenahi mencapai 21.469 meter, dengan wilayah Medan Utara menjadi yang paling banyak terlibat.
Normalisasi drainase dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di berbagai wilayah. "Juga untuk memastikan aliran air berfungsi optimal saat intensitas hujan tinggi," kata Azmi. Proses ini bertujuan meminimalisir titik genangan air, sehingga aliran tetap lancar ketika hujan deras.
Berikut rincian per wilayah: UPT Medan Utara 7.377,37 meter, UPT Medan Selatan 6.191 meter, UPT Medan Barat 5.003,9 meter, UPT Medan Timur 2.238 meter, dan UPT Medan Kota 659 meter. "Sedangkan UPT Medan Timur rincian normalisasi drainase yang telah diperbaiki adalah 2.238 meter dan UPT Medan Kota sepanjang 659 meter," ujarnya.
Azmi menekankan bahwa normalisasi drainase harus disertai perbaikan jalan. Selama periode yang sama, pihaknya telah menyelesaikan pemeliharaan jalan sepanjang 4.182 meter (km). "Wilayah Medan Barat merupakan wilayah yang tertinggi dalam capaian perbaikan jalan demi memastikan kenyamanan warga dalam berkendara di pusat aktivitas bisnis dan pemukiman," tambahnya.
Ia mengimbau warga untuk tidak membuang sampah ke selokan. "Warga diimbau untuk terus mendukung program normalisasi drainase ini. Terutama dengan tidak membuang sampah ke selokan yang telah dibersihkan agar hasil normalisasi drainase ini dapat dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang," pungkasnya.
Upaya normalisasi drainase dan perbaikan jalan ini diharapkan dapat memperbaiki kondisi infrastruktur Medan, menjaga kenyamanan warga, dan meminimalisir risiko banjir di masa mendatang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Lirik Lagu Timur: Rindu dan Harapan di Jarak Jauh Menyusuri
SIM Baru Kini Verifikasi Wajah, Mulai 1 Juli 2026 Indonesia
Jaga Kolam Ikan Rumah Bersih: Tips Pembersihan dan Nutrisi
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Habonaron: Kepercayaan Asli Simalungun yang Masih Hidup
Rekrutmen Bintara TNI AL Gelombang III 2026: Daftar Sekarang
Berita Terbaru
SPMB Jateng 2026: Pendaftaran Murid Baru Buka Resmi
Rakhmad Basuki: Dari Larangan Orang Tua Jadi Pelatih Pro
Tahu: Protein Nabati, Rasa Martabak, Bola, Gejrot Tradisional
SIM Digital Korlantas: Praktis, Aman, dan Dinamis Baru
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
Mourinho Setuju Kembali ke Real Madrid jika Perez Terpilih
IHSG menutup di zona negatif, turun 4,11%; global merosot
