Megawati Mundur Timnas Voli, Fokus Karier Internasional
Gambar atau konten salah?
Megawati Hangestri Pertiwi, yang lebih dikenal dengan julukan Megatron, memutuskan untuk mundur dari Timnas voli Indonesia pada 20 September 1999. Keputusan ini muncul tepat dua hari setelah ia menutup musim Proliga 2026 bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE), di mana klub tersebut meraih gelar juara kompetisi tertinggi di tingkat nasional.
Alasan utama Megawati mengakhiri komitmen nasional adalah untuk memulihkan kondisi lututnya setelah cedera di Liga Voli Korea 2024/2025. Ia juga ingin menaruh fokus pada pengembangan karier profesionalnya. “Keputusan ini saya ambil dengan pertimbangan yang matang, termasuk fokus pada pengembangan karier profesional, kondisi fisik, serta rencana pribadi ke depan. Saya percaya ini adalah langkah terbaik yang dapat saya ambil saat ini,” kata Megawati melalui akun sosial media Indonesian Volleyball.
Karier profesional Megawati tidak baru. Pada 2021, ia menantang diri dengan bergabung di klub Thailand, Supreme Chonburi-E.Tech, dan bermain di Liga Thailand satu musim. Tahun berikutnya, ia memperkuat tim Ha Phu Thanh Hoa di Liga Voli Vietnam 2022. Keberhasilan di Vietnam membuatnya terpilih masuk draf pemain Asia pada pertengahan 2023.
Setelah itu, Megawati menandatangani kontrak satu tahun dengan klub Korea Selatan, Red Sparks, untuk musim 2023-2024. Di sana, ia membantu Red Sparks menembus babak playoff untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun, sekaligus menutup musim di posisi ketiga. Musim berikutnya, ia kembali membela Red Sparks dan membawa tim menjadi runner up, menambah reputasinya di liga Korea.
Di Agustus 2025, Megawati sempat bergabung dengan klub BBSK. Namun kerja sama itu berakhir cepat, pada Oktober mereka sepakat untuk pisah jalan karena jadwal padat Timnas Indonesia selama musim kompetisi. Keberhasilan di Korea memicu minat klub-klub lain, termasuk Hyundai Hillstate, klub peringkat ketiga liga Korea musim lalu, yang akhirnya merekrutnya.
Dengan bergabung di Hyundai Hillstate, Megawati menegaskan fokusnya pada pengembangan karier profesional. Saat ini, ia menunggu kabar lebih lanjut tentang peran dan kontribusinya di klub baru tersebut.
Keputusan Megawati menandai langkah penting dalam perjalanan kariernya. Ia memilih untuk memperkuat posisi di klub internasional, menandai perubahan fokus dari representasi nasional ke pengembangan profesional di tingkat klub.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mandalika Speed 2026: Alvin Bahar Target Juara Nasional
Parin Sarasmut& Kanyarak Pongpithanon Juara Junior Golf 2026
Indonesia Resmi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027
Wushu Indonesia Pilih Pengurus Baru, Target Emas Asian Games
Sean Gelael dan WRT 32 Siap Cepat Tantang 24 Jam Le Mans
PBPI Luncurkan Sertifikasi Pelatih Padel Nasional FIP
Berita Terbaru
Thomas Partey Tidak Bisa Main di Piala Dunia 2026 Ghana
Surabaya Sabtu 13 Juni: Hujan Ringan, Kelembapan Tinggi
Bosnia 1-0 Kanada, Gol Jovo Lukic Memimpin Babak Pertama
13 Juni 2026: Hari Ala Ayuning Dewasa, Baik Mulai Usaha
Adhyaksa FC Pindah ke Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya
Pemerintah Pertimbangkan Tutup SPPG, Biaya MBG 1 Triliun
Surabaya: Jadwal Salat Sabtu 13 Juni 2026, Imsak 04:07 WIB
Mandalika Speed 2026: Alvin Bahar Target Juara Nasional
Jadwal Sholat Bandung 13 Juni 2026: Imsak 04:26 — Bimas Islam
