Menteri Kesehatan Kunjungi Fore, Kenalkan Nutri Level
Gambar atau konten salah?
Nutri Level kini menjadi label baru di menu kafe lokal, membantu pelanggan memilih minuman dengan lebih bijak. Pada 13 Mei 2026, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mengunjungi kafe Fore dan melihat langsung penerapan sistem ini.
Menurut Menteri, “Saya hari ini di Fore. Fore ini di menunya sudah ada Nutri Gradenya. Ada A atau B atau C atau D (dan lainnya)”. Ia menegaskan pentingnya penggunaan Nutri Level pada produk makanan dan minuman di Indonesia.
Nutri Level adalah sistem label yang menunjukkan tingkat kandungan gula, garam, dan lemak dalam suatu produk. Sistem ini mengelompokkan produk ke dalam empat level: A, B, C, dan D. Level A menandakan kandungan gula, garam, dan lemak paling rendah, sedangkan level D menunjukkan kandungan tinggi.
Penggunaan label ini sudah umum di beberapa negara, namun di Indonesia masih dalam tahap perkenalan. Kafe Fore menjadi salah satu pelopor yang menerapkan label ini secara berkala. Menurut Menteri, pelaku usaha harus melakukan pemeriksaan untuk menentukan level yang tepat bagi setiap produk.
Selama kunjungan, Menteri mencicipi menu di Fore. Ia memilih Triple Peach Americano Less Sweet, minuman dengan kadar pemanis yang dikurangi. Hasilnya, minuman tersebut berada di level C. Ia menyarankan konsumen menurunkan frekuensi konsumsi menjadi satu kali seminggu.
“Hadirnya Nutri-Level ini bukan untuk melarang kalian jajan kopi, melainkan untuk membantu kalian memilih dengan lebih bijak. Biasakan untuk mencari aman dengan memilih minuman di level yang sehat untuk konsumsi harian,” tulis Budi Gunadi Sadikin.
Berikut penjelasan level berdasarkan kandungan gula: level A menandakan 0–5 gram gula, level B 5–10 gram, level C 10–20 gram, dan level D lebih dari 20 gram. Dengan demikian, minuman yang masuk level C memiliki gula antara 10–20 gram.
Keberadaan Nutri Level membuat menu di Fore menjadi perbincangan di media sosial. Salah satu minuman yang populer, Butterscotch Sea Salt Latte, ternyata berada di level C. Begitu pula dengan Aren Latte dan Pandan Latte.
Netizen juga menanggapi dengan komentar. “Ternyata minuman favorit aku ada di Grade C, Butterscotch Sea Salt Latte,” tulis seorang pengguna dalam unggahan. Sementara itu, Berry Manuka Americano masuk level D karena kandungan gula tinggi, meski masih termasuk kategori Americano.
Seorang netizen menambahkan saran: “Saran yang mau minum grade C atau D, badannya dipakai gerak dulu, entah latihan beban atau cardio.”
Menu yang masuk level A, yaitu minim gula, di Fore meliputi Americano, Espresso, teh English Breakfast, Green Tea Jasmine, Pure Chamomile, dan Green Tea Mint. Sedangkan kopi susu klasik seperti Cafe Latte dan Cappuccino berada di level B.
Dengan adanya label Nutri Level, konsumen dapat lebih mudah menilai kandungan gula, garam, dan lemak dalam minuman yang mereka pilih. Ini juga mendorong kafe-kafe lokal untuk lebih transparan dalam menyajikan informasi nutrisi kepada pelanggan.
Keberhasilan Fore menjadi contoh positif bagi kafe lain, menunjukkan bahwa penerapan sistem label nutrisi tidak menghambat kreativitas menu, melainkan menambah nilai bagi pelanggan yang sadar kesehatan. Kafe-kafe di masa depan kemungkinan akan mengikuti jejak ini, memperluas penggunaan Nutri Level sebagai standar pelayanan yang lebih informatif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kelas Memasak Mentolo dan Petulo di Jakarta: Tradisi Kue Jawa
Disney Adventure Bayar Rp106.000 Setiap Room Service
Makanan Ular di Asia: Sup Hong Kong, Sate Indonesia, dan Lagi
Han Lewat 25 Tahun di KFC, Buka Warung Ayam Mantan KFC
Zushiku: Sushi Grab‑n‑Go Menyajikan Rasa Autentik di Jakarta
Bump: Kue Protein Sehat 170 Kalori dari Montreal Fitness
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
