Menteri PU Pantau Drainase di Sekolah Rakyat Cilacap

Yanto K. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 72 dibaca
Bisik.id
Menteri PU Pantau Drainase di Sekolah Rakyat Cilacap

Gambar atau konten salah?

JakartaMenteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan ke Lokasi Sekolah Rakyat Cilacap di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap pada 10 Mei 2026. Kunjungan ini bertujuan memastikan bahwa semua aspek teknis dan percepatan konstruksi berjalan sesuai rencana.

Di tengah proses pembangunan, Dody menekankan pentingnya penanganan drainase dan pengendalian aliran air. Ia menegaskan bahwa stabilitas kawasan harus dijaga agar pekerjaan konstruksi tidak terganggu. “Pastikan teknik penanganan aliran airnya berjalan baik. Jangan sampai drainase di area sekolah terganggu dan berdampak pada pekerjaan konstruksi,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada 11 Mei 2026.

Lokasi proyek berada di daerah yang tinggi kejenuhan air tanah, terutama saat hujan. Selain itu, ada limpasan air (outflow) dari dua balai pembibitan di sekitar area, yaitu balai pembibitan ikan dan balai pembibitan pertanian. Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah sekaligus Koordinator Satgas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Tengah, Nanda Lasro Elisabet Sirait, menjelaskan bahwa aliran air tersebut sempat mempengaruhi area pekerjaan konstruksi.

“Namun kami sudah berkoordinasi dengan balai pembibitan serta pemerintah daerah untuk memastikan aliran air dapat dialihkan ke saluran di depan lokasi proyek tanpa mengganggu irigasi yang ada,” terangnya. Untuk mendukung percepatan, Balai Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan (BTBGPL) merekomendasikan pembangunan subdrain sepanjang 100 meter guna membantu pelepasan air dari lapisan tanah di area pembangunan. “Material untuk pekerjaan subdrain sudah kami pesan dan diharapkan segera tiba agar pemasangan dapat langsung dilakukan di lapangan,” sambungnya.

Di sisi lain, Direktur Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan, Kuswara, menjelaskan strategi drainase yang melibatkan saluran sementara berupa pekerjaan galian sejajar dengan area proyek. Di sisi utara lokasi, akan dipasang saluran U-Ditch yang diarahkan ke sisi barat proyek. “Untuk mempercepat pelepasan air yang terperangkap di permukaan tanah dan menjaga kelancaran pekerjaan konstruksi, kami juga memasang pompa submersible aktif di sejumlah titik area proyek,” jelas Kuswara.

Dalam kunjungan tersebut, Kementerian PU menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap terus dipercepat melalui pekerjaan konstruksi paralel dan penanganan teknis di lapangan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menyelesaikan proyek sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Keseluruhan upaya ini menunjukkan koordinasi antara kementerian, balai terkait, dan pemerintah daerah untuk mengatasi tantangan drainase di wilayah yang rawan banjir, sekaligus memastikan kelancaran pembangunan fasilitas pendidikan di daerah Cilacap.

Menteri Pekerjaan UmumSekolah Rakyat CilacapdrainasesubdrainU-Ditchpompa submersiblekoordinasi

Komentar

Memuat komentar...