Messi Menangis Usai Argentina Balikkan Keadaan
Gambar atau konten salah?
Lionel Messi tidak bisa menahan tangisnya. Air mata kapten timnas Argentina itu mengalir deras setelah timnya menang dramatis 3-2 atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung pada 07 Juli 2026 itu menjadi tontonan yang menegangkan.
Argentina nyaris tersingkir. Mereka tertinggal dua gol lebih dulu. Messi bahkan gagal mengeksekusi penalti. Namun, semuanya berubah di menit-menit akhir. Messi mencetak gol penyama pada menit ke-83. Gol itu menjadi titik balik. Argentina akhirnya membalikkan keadaan dan lolos ke perempat final.
Usai pertandingan, Messi terlihat sangat emosional. Pemain berusia 39 tahun itu mengaku menangis bukan semata karena kemenangan. Ada perasaan bersalah yang mendalam.
"Saya menangis karena merasa telah mengecewakan rekan-rekan setim karena penalti yang saya lewatkan, dan cara saya menendangnya," ujar Messi. "Tapi syukurlah, Tuhan sekali lagi punya sesuatu yang spesial untuk saya di akhir. Saya sangat bahagia. Kami tidak ingin dan tidak pantas pulang. Grup ini benar-benar pantas melanjutkan. Kami tidak pernah menyerah, sama sekali. Tidak pernah."
Mesir tampil mengejutkan sejak awal laga. Tim yang diperkuat Mohamed Salah itu membuat Argentina kerepotan. Kiper Mesir, Mostafa Shobeir, bahkan menggagalkan penalti Messi. Tekanan kepada Argentina semakin besar. Namun, pengalaman Argentina sebagai juara bertahan akhirnya berbicara. Mereka bangkit di fase krusial dan memastikan tiket ke perempat final.
Momen tangis Messi langsung menjadi sorotan di media sosial. Banyak netizen membandingkannya dengan Cristiano Ronaldo. Ronaldo juga menangis setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026. Bedanya, air mata Ronaldo muncul setelah kekalahan. Sementara Messi menangis setelah kemenangan, campuran rasa bersalah, lega, dan bahagia.
Perbandingan itu membuat nama Ronaldo kembali terseret dalam perdebatan klasik dengan Messi. Sebagian netizen menilai tangis Messi menunjukkan sisi manusiawi seorang legenda. Ia tetap merasa bersalah meski akhirnya menjadi penyelamat.
Akun @idextratime menulis, "Lionel Messi menangis seusai pertandingan, bedanya ini tangisan bahagia ygy." Akun @panditfootball menambahkan, "Ini bukan final, tapi Messi tak bisa menahan air mata. Pertandingan intens melawan Mesir memang menguras tenaga dan emosi. Kemenangan diperoleh dengan perjuangan dan keberuntungan. Menangislah, Messi. Karena nggak ada larangan pria untuk menangis."
Ada juga yang menyindir. Akun @DianyaKarya menulis, "Kalau si ono nangis karna pulang duluan, takut kena hujat sama fans nya." Akun @andikamalreza bercanda, "Tadi Messi nangis melihat ke arah langit di after match, kabarnya karena melihat pesawat Portugal lagi melintas & ga mau melihat Ronaldo sakit hati lagi melihat Argentina lolos perempat final Pildun."
Akun @fanatikball_ memberikan pandangan yang lebih bijak. "Udahlah, setelah ngeliat tangisan Ronaldo dan Messi, rasanya debat siapa yang lebih GOAT tuh udah gak relevan lagi, bahkan kesannya norak. Air mata mereka itu saksi bisu perjuangan dari bawah sampe bisa namatin sepak bola dengan segala emosinya."
Kemenangan Argentina ini memang dramatis. Mereka nyaris tersingkir, namun bangkit di saat-saat terakhir. Messi, yang sempat menjadi biang kegagalan, akhirnya menjadi pahlawan. Tangisnya menjadi simbol perjuangan dan beban yang akhirnya terlepas. Perbandingan dengan Ronaldo hanya mempertegas bahwa kedua pemain ini sama-sama manusia biasa yang bisa menangis, baik karena bahagia maupun kecewa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Peringatan Bos SK Hynix: Krisis Chip Memori Belum Usai
Peneliti Temukan Kunci Hewan Laut Bertahan dari Kepunahan Massal
Wood Cup: Pilih Tongkat Kayu Terunik, Indonesia ke Perempat Final
Pendapatan 50 Kreator Tembus Rp16 Triliun
Waze Dapat Suntikan AI, Gemini Bikin Laporan Kecelakaan Makin Gampang
Pentagon Rilis 40 File UFO, dari 1949 hingga 2025
Berita Terbaru
Ulat Hidup di MBG Boyolali, Ditemukan Tiga Kali
Harga Toyota Avanza Naik Rp 500 Ribu per Juli 2026
Peringatan Bos SK Hynix: Krisis Chip Memori Belum Usai
DJKA Dapat Rp 4,65 Triliun dari Rp 8,05 Triliun Usulan
Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair 20 Juli 2026
Indonesia Berlakukan B50, SPBU Wajib Jual Mulai Oktober 2026
Kunjungan Silaturahmi Tiga Pilar Hukum Tanjungpinang
Appi Siap Tempuh Jalur Hukum Jika Dukungan Ditolak
BMKG Catat Gempa 2,5 Magnitudo di Perairan Cilacap
