Michael Hartono Meninggal, Pernah Raih Perunggu Asian Games
Gambar atau konten salah?
Michael Bambang Hartono dikenal luas karena hubungannya dengan bulutangkis. Namun, kontribusinya di dunia olahraga Indonesia meluas hingga perolehan medali perunggu untuk Indonesia pada Asian Games 2018.
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin. Beliau menyatakan, "Benar (meninggal)," saat dimintai konfirmasi.
Michael Bambang Hartono, seorang pengusaha pemilik Grup Djarum, meninggal dunia pada hari Kamis (19/03/2026). Kepergiannya meninggalkan jejak signifikan, terutama dalam pengembangan bulutangkis Indonesia melalui klub yang ia kelola, PB Djarum.
Banyak atlet bulutangkis ternama merupakan alumni dari klub tersebut. Sebut saja nama-nama seperti Lim Swie King hingga Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Pengabdiannya terhadap olahraga tidak berhenti di bulutangkis. Bambang Hartono juga pernah menjadi atlet resmi Timnas Indonesia di ajang Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Jakarta-Palembang. Cabang olahraga yang ia tekuni adalah bridge.
Pada saat itu, Bambang Hartono yang berusia 78 tahun merupakan atlet tertua dari kontingen Indonesia. Ia berhasil menyumbangkan medali perunggu dalam nomor mixed team dan super mixed team.
Bambang Hartono pernah bercerita tentang awal mula kecintaannya pada olahraga kartu ini. Ketertarikannya muncul sejak usia 6 tahun, sekitar tahun 1944 hingga 1945, ketika ia melihat paman-pamannya bermain. Ia terpesona karena bridge memiliki jutaan kemungkinan variasi kartu.
Ia mulai menekuni bridge secara serius. Hal ini ia lakukan dengan mendatangkan pelatih khusus dari Bridge School. Ia juga rutin mengikuti berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Beberapa prestasi penting berhasil ia raih:
- Medali perunggu nomor bridge beregu putra pada PON 2012 Riau.
- Medali perak di Kejuaraan Dunia Bridge untuk Piala Senior Bowl di tingkat internasional.
- Bersama rekan satu timnya, ia merebut medali perunggu di Kejuaraan Bridge Internasional 39th World Team Champhionships 2009 di Sao Paulo, Brasil.
Sosok yang termasuk salah satu orang terkaya di Indonesia ini juga memiliki hobi olahraga lain, seperti meditasi dan latihan tai chi. Kedua kegiatan ini diyakini membantunya menjaga fokus.
Meskipun kini telah berpulang, warisan olahraga yang ditinggalkan oleh Michael Bambang Hartono akan terus dikembangkan demi kejayaan olahraga Indonesia di kancah global, baik di sektor bulutangkis maupun bridge.
Michael Bambang Hartono tidak hanya dikenal sebagai tokoh bulutangkis, tetapi juga penyumbang medali perunggu bagi Indonesia dari cabang olahraga bridge di Asian Games 2018.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mandiri Ciputra Gelar Junior World Golf Championship 2026
Blue Blood Stable Debut Juara di Kejuaraan HBA 2026
TEBAK RIDER MOTOGP 2026 TERTINGGI, MENANGKAN Rp250.000
Erick Thohir: Target 4 Emas Asian Games 2026 Turun
Kemenpora Ringkas 191 Permen jadi 4, Tingkat Indeks 82,38
KOI Optimistis 4 Medali Emas Asian Games 2026 Bisa Dilampaui
Berita Terbaru
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Fabiola Elizabeth Tersangka Penipuan Online Internasional
Pedagang Valas Kaki Lima di Jalan Kwitang Terima Dolar Rusak
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
