MUI Jatim Pilih Abd. Halim Soebahar Jadi Ketua Baru
Gambar atau konten salah?
MUI Jatim menggelar Rapat Paripurna pada 20 April 2026 untuk menindaklanjuti pengunduran diri Ketua Umum masa khidmat 2025‑2030, KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah. Rapat ini bertujuan menetapkan pengganti dan menyusun reposisi kepengurusan.
Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang sekaligus menjadi pimpinan rapat. Ia menegaskan bahwa proses ini sudah melewati beberapa tahap, dimulai dari Musyawarah Daerah XI pada 26‑27 Desember 2025.
“Rapat Paripurna ini merupakan forum resmi untuk menindaklanjuti pengunduran diri Ketua Umum MUI Jawa Timur masa khidmat 2025‑2030, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, yang disampaikan karena alasan kesehatan,” ujar Emil di Surabaya, Senin.
Musyawarah Daerah XI pada 26‑27 Desember 2025 menetapkan KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah sebagai Ketua Umum. Keputusan tersebut kemudian disahkan lewat SK MUI Pusat. Namun, pada 10 Februari 2026, beliau menyerahkan surat pengunduran diri kepada Dewan Pertimbangan MUI Jatim karena alasan kesehatan. Rapat Dewan Pimpinan pada 12 Maret 2026 secara resmi menerima pengunduran diri tersebut.
Setelah itu, komunikasi intensif dilakukan. Pada 19 Maret 2026, Ketua Dewan Pertimbangan mengunjungi Pesantren Zainul Hasan Genggong untuk membahas calon pengganti. Sehari kemudian, 20 Maret 2026, konsultasi dilanjutkan dengan Ketua Umum MUI Pusat guna memperoleh arahan strategis. Hasil diskusi tersebut dibawa ke Rapat Paripurna pada 20 April 2026.
Emil menegaskan bahwa keputusan Rapat Paripurna akan segera ditindaklanjuti secara administratif. “Kami mengamanatkan kepada Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur untuk segera mengajukan Pergantian Antar Waktu (PAW) kepada MUI Pusat di Jakarta,” pungkasnya.
Berikut keputusan penting yang diambil:
- Menetapkan Prof. Dr. KH Abd. Halim Soebahar sebagai Ketua Umum MUI Jatim, menggantikan KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah.
- Menempatkan KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah sebagai anggota Dewan Pertimbangan MUI Jatim.
- Mereposisi Dr. KH Abdullah Syamsul Arifin sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Agama dan Sosial Budaya.
- Mereposisi KH Ma'ruf Khozin sebagai Ketua Bidang Fatwa.
- Menetapkan Dr. KH Akhmad Jazuli sebagai Ketua Bidang Ukhuwah dan Kerukunan Umat Beragama.
- Menambahkan Imam Hidayat dalam jajaran sekretaris.
- Menambahkan Dr. Agung Subagyo dalam jajaran bendahara.
Rapat dihadiri oleh unsur Dewan Pertimbangan, Dewan Pimpinan, serta para ketua komisi, badan, dan lembaga di lingkungan MUI Jatim. Proses ini menegaskan komitmen organisasi untuk menjaga kontinuitas kepemimpinan dan memastikan transisi berjalan lancar.
Dengan keputusan ini, MUI Jatim siap melanjutkan tugasnya di wilayah Jawa Timur, sambil menunggu persetujuan Pergantian Antar Waktu dari pusat. Proses administratif yang cepat diharapkan memperkuat stabilitas struktur organisasi dan menegaskan komitmen MUI terhadap kepemimpinan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
