Muktamar NU 35: Persaingan Calon Ketua Umum dan Rais Aam
Gambar atau konten salah?
Gus Ipul, Sekjen PBNU, mengonfirmasi bahwa Muktamar NU akan dilaksanakan pada bulan Agustus.
Menurut Khalilur R Abdullah Sahlawiy, tokoh muda Nahdliyin Jatim, saat ini ada beberapa nama yang berpotensi maju sebagai Caketum PBNU. Ia menilai situasi politik di dalam organisasi cukup dinamis.
"Saya mencermati dari dekat percaturan para aktor utama dalam Muktamar ke-35 ini. Pertama, Calon Ketua Umum petahana, KH Yahya Cholil Staquf. Pada posisi saat ini, Kiai Yahya sedang mencari pasangan untuk posisi Rais Aam yang dapat memperkuat basis dukungan sekaligus memperluas legitimasi," kata Khalilur pada Senin (04 Mei 2026).
Selanjutnya, Rais Aam petahana, KH Miftachul Akhyar, berada dalam konfigurasi bersama Sekretaris Jenderal petahana, Saifullah Yusuf. Kedua tokoh ini tengah mencari figur yang akan diusung sebagai calon Ketua Umum.
Poros ketiga didukung oleh Menteri Agama Nazaruddin Umar. Ia juga sedang mencari pasangan untuk posisi Rais Aam.
Di poros keempat, jaringan PKB dan IKA PMII masih mengalami kontestasi internal. Nama-nama yang bersaing antara lain KH Abdussalam Shohib, KH Yusuf Chudhori, KH Imam Jazuli, dan KH Abdul Ghoffar Rozin. Namun satu hal yang sudah mengerucut adalah pengusungan KH Said Aqil Siradj sebagai calon Rais Aam.
Poros kelima didukung oleh jejaring PWNU Jawa Timur, yang mendorong figur KH Abdul Hakim Mahfuz. Poros ini masih dalam tahap mencari pasangan untuk posisi Rais Aam.
Gus Ipul juga mengungkapkan munculnya calon alternatif yang berakar pada jejaring NU Jawa Timur, yaitu KH Marzuki Mustamar. Berbeda dengan poros sebelumnya, konfigurasi ini sudah lebih jelas dengan memastikan dukungan kepada Said Aqil Siradj sebagai calon Rais Aam.
Gus Ipul berharap agar Muktamar NU dapat berjalan baik dan menghasilkan pemimpin yang dapat dipercaya dalam menjaga kepercayaan umat. Ia menyatakan, "Semoga Muktamar ke-35 benar-benar menjadi ruang untuk mengembalikan NU sebagai organisasi yang berdaulat, bermartabat, dan bebas dari intervensi."
Ia menutup dengan harapan agar NU dapat berdiri kokoh sebagai kekuatan moral bangsa, bebas dari pengaruh eksternal. Dengan demikian, organisasi dapat tetap berfokus pada nilai-nilai inti dan melayani umat secara mandiri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cuaca Berawan Surabaya Hari Ini, Suhu 24-34°C Kelembapan
Surabaya Tampilkan Jadwal Sholat Lengkap 4 Juni 2026
Kebijakan Baru Pemerintah Mengurangi Plastik Sekali
Gudang Semen Terbakar di Nganjuk, Tidak Ada Korban Jiwa
Jadwal Sholat Jawa Timur 04 Juni 2026: Subuh Paling Awal
Kemensos Atensi Rp284,8 Juta Ke 126 Penerima Tulungagung
Berita Terbaru
Paula Hurd & Bill Gates Bersinergi di Breakthrough Prize 2026
Tren Strava Fridge: Minuman di Kulkas Minimarket Jadi Viral
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
