Naiknya Harga BBM Membuat Konsumen Pilih Mobil Bekas Efisien
Gambar atau konten salah?
Harga bahan bakar non‑subsidi, khususnya Pertamax dan Pertamax Green 95, baru saja naik drastis. Pertamax, yang sebelumnya dijual seharga Rp 12.300 per liter, kini menjadi Rp 16.250. Begitu pula Pertamax Green, dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter. Kenaikan ini membuat banyak orang berpikir dua kali sebelum membeli mobil bekas.
Mobil yang menggunakan BBM non‑subsidi biasanya mengkonsumsi lebih banyak bahan bakar. Jika harga naik, biaya operasionalnya pun ikut melonjak. Maka, konsumen kini tidak hanya memeriksa harga mobil, tetapi juga efisiensi bahan bakar dan potensi biaya tambahan setelah pembelian.
“Kenaikan harga BBM membuat konsumen semakin berhitung. Saat ini, masyarakat tidak hanya mencari mobil dengan harga yang sesuai budget, tetapi juga kendaraan yang efisien, kondisinya terjamin, dan tidak menimbulkan biaya tambahan yang tidak terduga setelah pembelian,” kata CEO PT Autopedia Sukses Lestari Tbk, Jany Chandra, dalam siaran pers.
Menurut Jany, mobil bekas masih menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin memiliki kendaraan pribadi dengan harga lebih terjangkau dibandingkan mobil baru. Namun, ia menekankan pentingnya teliti. “Pastikan kondisinya masih bagus secara menyeluruh. Dengan begitu, konsumen tidak hanya mendapat unit dengan harga menarik, namun penggunaannya bisa jangka panjang,” ujarnya.
“Mobil bekas yang berkualitas bisa menjadi solusi cerdas di tengah kondisi seperti sekarang. Tetapi konsumen perlu lebih teliti. Pastikan mobil sudah melalui inspeksi menyeluruh, memiliki riwayat yang jelas, dan dilengkapi perlindungan purna jual. Inilah yang terus kami dorong melalui Caroline.id,” sambungnya.
Unit yang dijual lewat Caroline.id sudah melewati proses inspeksi secara menyeluruh. Setiap kendaraan diperiksa untuk memastikan kondisi lebih transparan sebelum sampai ke tangan konsumen. Selain itu, tersedia garansi satu tahun yang mencakup tujuh komponen utama: mesin, transmisi, AC, rem, kelistrikan, penggerak, dan kemudi.
Dengan kenaikan harga BBM, konsumen kini lebih selektif. Mereka mencari mobil bekas yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga efisien dan terjamin kondisinya. Proses inspeksi dan garansi satu tahun dari platform seperti Caroline.id membantu mengurangi risiko dan menambah kepercayaan pembeli.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
DesertX V2 Perkenalkan Showroom Baru Ducati Indonesia
Bali Mengalami Peningkatan Pariwisata Digital 20% Tahun Ini
BBM Subsidi Tetap Stabil, Non‑Subsidi Ikut Pasar 2026
Menteri Pariwisata Miliki 6 Mobil Mewah Nilai Rp 24,1 Miliar
Pertamax Naik Rp4.000/L, Bisa Turun Bila Minyak Dunia Normal
Kia Carnival High Roof: atap tinggi, ruang lebih luas
Berita Terbaru
Ceko vs Afrika Selatan: Pertandingan Ketat di Atlanta
Kemarau Sumsel Mundur ke Agustus-September, BMKG Peringat Karhutla
Tuchel Keluh Fotografer di Lagu Kebangsaan, Minta FIFA Ubah
Polda Lampung Kirim 16.000 Liter Air ke Pesawaran Dua Dusun
BGN Usulkan Pagu Rp270 Triliun 2027, Agustina Kritik
Hari Asyura 10 Muharram: Doa Khusus Dibaca 25 Juni 2026
Ceko vs Afrika Selatan: Pertandingan Poin Piala Dunia 2026
