Nasi Uduk Tersembunyi di Jakarta: 5 Warung Betawi Autentik

Ani R. · 3 min baca · 27 hari lalu · 77 dibaca
Bisik.id
Nasi Uduk Tersembunyi di Jakarta: 5 Warung Betawi Autentik

Gambar atau konten salah?

Di Jakarta, nasi uduk menjadi makanan yang sering dicari, terutama bagi yang ingin merasakan cita rasa Betawi yang autentik. Banyak tempat yang tersembunyi di gang-gang kecil atau di depan rumah warga, sehingga tidak mudah ditemukan oleh orang luar. Meski begitu, bagi yang tahu lokasinya, nasi uduk di sana biasanya tak kalah lezat.

Nasi uduk sendiri adalah nasi beraroma santan, biasanya disajikan dengan bawang goreng, sambal kacang, dan berbagai lauk. Lauk yang biasa ditemani antara lain semur, balado, ayam goreng, dan sayur-sayuran. Hidangan ini sangat populer di kalangan warga Betawi, dan masih banyak warung sederhana yang menjualnya di perumahan.

Berikut beberapa rekomendasi nasi uduk tersembunyi di Jakarta yang layak dicoba, lengkap dengan lokasi, jam buka, dan harga.

Nasi Uduk Ibu Sidar – Warung ini terletak di gang sempit bernama Madat, Jalan Palmerah Utara IV No. 14B, Jakarta Barat. Ibu Sidar membuka warung pada pukul 15.00 WIB setiap hari Senin sampai Jumat, dan pada pukul 05.30 WIB setiap hari Minggu. Warung ini sangat sederhana, hanya menempati lapak kecil. Nasi uduk yang disajikan sangat gurih, dengan aroma wangi santan. Pelanggan dapat menambah lauk sesuai keinginan, seperti semur, bihun goreng, ayam goreng, kentang balado, perkedel, atau peyek udang. Harga mulai dari Rp 10.000-an.

Nasi Uduk Mpok Farida – Terletak di kawasan Ulujami, Jakarta Selatan, warung ini sudah ada sejak tahun 1990-an. Saat ini, usaha ini dikelola oleh generasi ketiga, Ibu Nurmani, yang masih berjualan di pekarangan rumahnya. Menu yang ditawarkan cukup sederhana: semur tahu, tempe, telur, kentang, telur balado, telur ceplok, sayur lelawar tahu tempe, serta gorengan tempe dan bakwan. Warung ini juga tersembunyi, sehingga hanya orang yang tahu lokasi yang bisa menemukannya.

Nasi Uduk Bu Amah – Warung ini berada di gang sempit di Jalan Pengukiran II No. 6H, Tambora, Jakarta Barat. Nasi Uduk Bu Amah sudah berdiri sejak tahun 1965 dan kini dikelola oleh generasi kedua. Warung ini buka setiap pukul 16.00 WIB. Meskipun buka hanya satu jam, ludes nasi uduk sering terjual habis dalam 30–60 menit. Nasi uduk di sini disajikan dengan bawang goreng melimpah, ayam kampung goreng, tahu tempe goreng, dan sambal pedas. Suasana warung sangat sederhana namun tetap mengundang.

Nasi Uduk Mpok Zuko – Di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, warung ini berada di Gang H. Amsar 7. Mpok Zuko menyajikan nasi uduk yang harum dan super gurih. Lauk yang tersedia beragam, mulai semur tahu, semur jengkol, telur balado, gorengan, hingga ayam goreng. Harga seporsi nasi uduk berkisar antara Rp 6.000 hingga Rp 20.000-an, tergantung pilihan lauk.

Nasi Uduk Babeh Udin – Di perumahan elit Pondok Indah, Babeh Udin menjual nasi uduk menggunakan gerobak sederhana setiap pagi. Warung ini menawarkan nasi uduk Betawi yang super gurih dengan aroma sedap. Lauk yang tersedia sangat beragam, mulai semur, telur, hingga rendang daging sapi. Harga sekitar Rp 20.000-an. Setiap pagi, pelanggan biasanya menunggu antri untuk mendapatkan nasi uduk segar.

Keunikan dari semua warung ini terletak pada kesederhanaan tempat dan ketulusan penjual. Banyak yang masih berjualan di depan rumah atau di pekarangan, sehingga suasana terasa lebih akrab. Meskipun tersembunyi, nasi uduk di tempat-tempat ini tetap menjadi pilihan favorit bagi warga yang ingin menikmati hidangan Betawi yang autentik dan terjangkau.

nasi udukBetawiwarung tersembunyiJakartasantanlaukharga

Komentar

Memuat komentar...