Ngidam Manis di Haid? Ini Pilihan Sehat & Praktis

Hari W. · 2 min baca · 18 hari lalu · 73 dibaca
Bisik.id
Ngidam Manis di Haid? Ini Pilihan Sehat & Praktis

Gambar atau konten salah?

Di masa haid, banyak wanita merasakan keinginan kuat terhadap makanan manis atau tinggi kalori, seperti cokelat, es krim, dan keripik. Namun, makanan‑makanan ini seringkali berlawanan dengan apa yang seharusnya dikonsumsi saat periode tersebut.

Perubahan hormon—kadar estrogen, progesteron, serotonin, dan magnesium—menurunkan secara signifikan menjelang haid. Perubahan biokimia ini memicu craving atau rasa ngidam yang membuat tubuh menginginkan makanan tertentu, terutama yang manis dan gurih. Ngidam makan saat menstruasi bukan sekadar kebiasaan atau kelemahan diri, tetapi sinyal dari perubahan biokimia nyata dalam tubuh, ujar Dr. Pankaj Singhal, seorang dokter kandungan.

Meski tubuh memerlukan magnesium, konsumsi cokelat susu dapat menjadi kontraproduktif. Kandungan gula tinggi dalam cokelat susu dapat memicu lonjakan insulin, yang kemudian turun drastis. Perubahan ini dapat memperburuk mood swing, kelelahan, serta memicu perut kembung dan peradangan. Sebagai alternatif, para ahli menyarankan dark chocolate atau cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 70% dalam porsi kecil. Biji labu, almond, dan sayuran hijau juga menjadi pilihan yang lebih sehat.

Keinginan untuk makanan asin saat haid dipicu oleh fluktuasi estrogen dan progesteron, yang memengaruhi keseimbangan cairan tubuh. Keripik dan camilan tinggi garam justru memperparah retensi air, perut kembung, dan nyeri payudara. Menambah kandungan sodium justru membuat tubuh terasa makin bengkak saat haid, jelas ahli gizi Kristen Kuminski. Sebagai pengganti, Kuminski merekomendasikan roasted pumpkin seeds atau biji labu panggang, yang kaya magnesium dan membantu meredakan kram.

Daging merah, meskipun kaya zat besi, mengandung prostaglandin yang dapat memperparah kram menstruasi. Dr. Meghan Rattigan, dari Hackensack Meridian Jersey Shore University Medical Center, menyarankan konsumsi daging merah tidak berlebihan. Alternatif nabati seperti bayam dan kacang-kacangan tidak hanya menyediakan zat besi, tetapi juga serat, protein, dan vitamin tambahan. Kafein berlebih juga tidak disarankan, karena dapat mempersempit pembuluh darah dan mengganggu tidur.

Minuman berkafein sering menjadi pilihan untuk mengatasi rasa lelah saat haid. Namun, kafein berlebihan dapat memperparah kram dan mengganggu kualitas tidur. Sebagai pengganti, matcha, teh herbal, atau air kelapa yang mengandung elektrolit dapat membantu mengatasi kelelahan akibat kurang cairan.

Es krim menjadi makanan comfort food favorit bagi banyak wanita saat haid. Namun, produk susu dapat meningkatkan produksi prostaglandin, senyawa yang memicu nyeri dan peradangan. Sebagai alternatif, es krim dapat diganti dengan pisang beku yang diblender bersama bubuk kakao dan almond butter, atau dessert beku berbahan dasar kelapa. Teksturnya mirip es krim, rasanya juga manis, dan tentunya lebih sehat serta rendah kalori.

Menurut para ahli, memahami jenis makanan yang dikonsumsi saat craving sangat penting agar tubuh tetap nyaman selama periode menstruasi. Menghindari makanan tinggi gula, garam, dan kafein, serta memilih sumber nutrisi yang lebih seimbang, dapat membantu mengurangi gejala tidak nyaman.

Dengan menyesuaikan pola makan pada saat haid, wanita dapat meminimalkan kram, perut kembung, dan mood swing. Pilihan sehat seperti dark chocolate, biji labu, sayuran hijau, dan minuman herbal dapat menjadi alternatif yang lebih baik dibandingkan makanan manis dan asin yang biasa diidamkan.

HaidCravingDark ChocolateBiji LabuMagnesiumKafeinProstaglandin

Komentar

Memuat komentar...