Ogan Ilir Siap Tanggap Karhutla, Siaga Darurat Terjaga

Tika M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 55 dibaca
Bisik.id
Ogan Ilir Siap Tanggap Karhutla, Siaga Darurat Terjaga

Gambar atau konten salah?

Status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, sudah ditetapkan sejak 08 April 2026. Penetapan itu terjadi ketika semak belukar di dekat Tol Palembang-Indralaya (Palindra) terbakar.

“Masih proses menaikkan SK siaga darurat karhutla (menunggu tanda tangan Bupati Ogan Ilir). Tapi, secara antisipasi kami sudah siap. Sebenarnya status siaga ini sudah kita tetapkan sejak 08 April kemarin hingga 30 November 2026, tinggal menunggu SK resminya saja,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Ogan Ilir, Edi Rahmat, pada hari Sabtu (18 April 2026).

Menurutnya, meski belum resmi, insiden karhutla di dekat tol itu menjadi pengingat penting bagi daerah untuk tetap waspada. Ogan Ilir termasuk wilayah rawan terbakar di Sumatera Selatan. BPBD telah memetakan beberapa daerah rawan karhutla. Titik-titik rawan akan menjadi fokus utama penanganan.

“Kita sudah memetakan wilayah rawan, fokus kita adalah titik-titik langganan karhutla seperti di Pemulutan, Pemulutan Barat, Indralaya Utara, dan Indralaya. Sudah terpetakan desa-desa langganan terbakar di wilayah kecamatan tersebut,” tambahnya.

Selain itu, area dekat Tol Palindra dan Tol Palembang-Kayu Agung di Ogan Ilir akan menjadi perhatian khusus. Koordinasi sudah dilakukan dengan pengelola jalan tol mengenai akses keluar masuk dan suplai air saat karhutla.

“Sudah dikoordinasikan, pihak pengelola jalan tol akan membantu akses masuk dan keluar tol, termasuk juga suplai air ketika terjadi karhutla,” ungkap Edi Rahmat.

BPBD juga menyiapkan personel, peralatan, dan perlengkapan agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Peralatan sudah termasuk tenda darurat, kendaraan dinas roda dua, dan lain‑lain. Fokus penanganan akan dimulai di awal kemarau dengan patroli pagi‑sore untuk pencegahan.

“Peralatan sudah kita siapkan, termasuk tenda darurat, kendaraan dinas roda dua dan lain‑lain. Kita juga akan fokuskan penanganan di awal‑awalnya kemarau untuk patroli pagi‑sore untuk pencegahan,” jelasnya.

BPBD mengajak masyarakat untuk melaporkan setiap kejadian karhutla. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Kami juga berharap masyarakat ikut melaporkan jika terjadi karhutla, sekaligus kita juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” sambungnya.

Dengan langkah-langkah ini, Ogan Ilir berusaha menjaga keamanan lingkungan dan mencegah kebakaran yang dapat merusak hutan serta lahan di daerah tersebut.

karhutlaOgan IlirBPBDTol Palembang-Indralayastatus siagapatroli kemarautenda darurat

Komentar

Memuat komentar...