Operasi Pasar LPG 3 Kg Subsidi di Banyuwangi, Warga Antre

Hendra M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 42 dibaca
Bisik.id
Operasi Pasar LPG 3 Kg Subsidi di Banyuwangi, Warga Antre

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melaksanakan operasi pasar bergilir di seluruh kecamatan guna menambah pasokan gas elpiji subsidi 3 kg, memulai pada 17 Maret 2026 hingga 20 Maret 2026.

Setiap kecamatan menerima tambahan ratusan tabung LPG melon. Operasi pasar di kantor Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Giri mengalokasikan 360 tabung masing‑masing. Andreansyah, pegawai administrasi PT Syifa Mustika Migas, menjelaskan: “Ini merupakan tambahan droping dari Pertamina. Kami tarik 360 tabung dari jatah besok agar warga dapat membeli di titik operasi pasar.”

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa pihaknya sudah menerima keluhan masyarakat tentang kekurangan LPG subsidi. Ia mengirim surat kepada Pertamina sejak H‑7 Lebaran, namun masih ada kekurangan. “Kami minta operasi pasar agar warga lebih mudah mengakses,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Nanin Oktaviantie menambahkan bahwa setiap operasi pasar konsisten menghabiskan semua tabung yang disediakan. Operasi dilakukan di enam titik kecamatan setiap hari. Pada hari Sabtu Lebaran, operasi dihentikan, lalu dilanjutkan kembali pada Minggu.

Harga LPG tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp18.000 per tabung. Warga menyambut antusias operasi pasar; mereka mulai mengantre jam 08.00 WIB. Salah satu warga Kecamatan Giri, Warno, mengaku lega setelah beberapa hari kesulitan mencari gas.

Di hari 21 Maret 2026, operasi pasar dilaksanakan di enam kecamatan: Pesanggaran, Banyuwangi, Giri, Bangorejo, Kabat, dan Siliragung. Pada 22 Maret 2026, operasi akan kembali di tujuh kecamatan: Licin, Srono, Glagah, Kalipuro, Tegalsari, Singojuruh, dan Purwoharjo.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap distribusi LPG 3 kg di Banyuwangi menjadi lebih merata dan memudahkan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ringkasan: Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menjalankan operasi pasar bergilir dari 17 hingga 20 Maret 2026 untuk menambah pasokan gas elpiji subsidi 3 kg. Setiap kecamatan menerima ratusan tabung, dengan operasi di setiap titik menghasilkan 360 tabung tambahan. Bupati Ipuk Fiestiandani dan pejabat terkait menegaskan koordinasi dengan Pertamina dan menegaskan harga tetap HET. Operasi pasar dilanjutkan pada 21 dan 22 Maret 2026 di sejumlah kecamatan, membantu masyarakat memperoleh gas subsidi sebelum Idulfitri.

gas elpiji subsidioperasi pasarBanyuwangiPertaminaLPG 3 kgkelangkaan LPGLebaran

Komentar

Memuat komentar...