Paket Misterius di Kudus Buka, Berisi Sayuran, Bukan Bom
Gambar atau konten salah?
Di Kudus, warga Kabupaten Kudus terkejut ketika menemukan paket misterius di rumah dinas pendeta gereja. Pakar keamanan Brimob Pati segera turun tangan untuk membuka kardus tersebut.
Paket tersebut tersebar di media sosial, salah satu postingan berasal dari akun Facebook AB yang menampilkan kardus yang dicurigai sebagai bom. Paket dikirim ke gereja di Kudus, memicu kegelisahan di kalangan jemaat.
Polisi segera menanggapi kejadian ini pada Rabu, 20 Mei 2026. Akun media sosial tersebut menulis: 'Lagi rame di Kudus Diduga paket bom di gereja desa Ploso Kecamatan Jati Kudus,'.
Kabag Ops Polres Kudus, Kompol Eko Pujiyono, menjelaskan bahwa warga sempat terkejut ketika menemukan kardus bekas air mineral di teras rumah dinas pendeta GITJ Ploso pada siang tadi.
"Tim Gegana Brimob Pati diterjunkan untuk melakukan sterilisasi dan pemeriksaan terhadap paket tersebut," kata Eko dalam keterangan tertulis diterima wartawan siang ini.
Eko mengatakan kejadian bermula saat pemilik rumah menemukan kardus bekas air mineral mencurigakan saat hendak mengantar anaknya sekolah sekitar pukul 06.30 WIB.
Pemilik rumah dinas pendeta curiga karena tidak merasa menerima kiriman paket. Setelah dicek dan ditanyakan ke grup WhatsApp jemaat Gereja juga tidak ada yang mengaku mengirim," jelasnya.
Lebih lanjut karena khawatir, pemilik rumah kemudian mengecek rekaman CCTV bersama saksi. Dari hasil rekaman, terlihat seorang pria masuk ke area kompleks sekitar pukul 06.25 WIB.
Pria tersebut terlihat meletakkan kardus di teras rumah dinas pastori lalu pergi meninggalkan lokasi," lanjut dia.
Menurutnya temuan itu pun dilaporkan kepada polisi. Polres Kudus selanjutnya berkoordinasi dengan Tim Gegana Brimob Pati untuk memastikan isi paket tersebut aman.
Tim Jibom tiba di lokasi dan langsung melakukan sterilisasi di area rumah maupun lingkungan sekitar.
"Hasil pemeriksaan dari Tim Gegana Brimob Pati, kardus yang mencurigakan tersebut ternyata berisi sayuran," ungkap Eko.
Meski ternyata berisi sayuran Eko menegaskan pengecekan tetap dilakukan sesuai SOP. Polisi kemudian memastikan tidak ditemukan bahan berbahaya dalam paket tersebut.
Memang SOP demikian, jika ada barang yang dicurigai kami minta bantuan Tim Gegana Brimob Pati untuk melakukan sterilisasi guna memastikan barang tersebut membahayakan atau tidak," jelasnya.
Eko mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pengirim dengan mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Pengirim belum diketahui, saat ini masih dilakukan penyelidikan," kata Eko.
Atas kejadian ini, Eko mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah panik apabila menemukan barang mencurigakan di lingkungan sekitar.
Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan barang atau aktivitas yang mencurigakan," jelasnya.
Insiden ini menegaskan pentingnya prosedur standar dalam menangani barang mencurigakan dan pentingnya melaporkan temuan kepada pihak berwenang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
