Palembang Peringkat 1 di Sumatera Selatan, Dapat Piagam BRIN
Gambar atau konten salah?
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengeluarkan piagam apresiasi kepada Pemerintah Kota Palembang atas pencapaian IDSD 2025. Dalam penilaian tersebut, Palembang masuk 10 besar kota paling maju di luar Pulau Jawa.
Menurut rilis BRIN 2025, Palembang menempati peringkat pertama di Sumatera Selatan dan berada di posisi ke‑9 kota dengan daya saing terbaik di luar Jawa, dengan skor 4,23 dari skala maksimal 5 poin.
Piagam penghargaan itu diterima langsung oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan diserahkan oleh Deputi Bidang Riset dan Inovasi BRIN, Yopi. Wali Kota menyatakan, “capaian tersebut menjadi hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kota yang inovatif serta kompetitif.”
Ia menambahkan, “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Palembang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ekosistem inovasi, serta menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.”
Dewa mengungkapkan, keberhasilan Palembang masuk jajaran 10 besar kota paling maju di luar Jawa menunjukkan arah pembangunan daerah berjalan positif dan mampu bersaing dengan kota‑kota besar lain di Indonesia. “Kami akan menjadikan hasil evaluasi IDSD ini sebagai rujukan penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih inovatif, adaptif, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.
Untuk menjelaskan konteks, IDSD merupakan instrumen pengukuran daya saing tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang dilakukan BRIN setiap tahun. Penilaian menggunakan standar Global Competitiveness Index (GCI) dan World Economic Forum (WEF) dengan empat komponen utama: sumber daya manusia, pasar, ekosistem inovasi, serta lingkungan pendukung. Empat komponen tersebut diperkuat melalui 12 pilar penilaian yang menjadi faktor utama dalam mendorong daya saing daerah.
Proses pengukuran dilakukan secara terstruktur melalui harmonisasi data dari berbagai kementerian dan lembaga, serta dilengkapi penjaminan mutu guna memastikan konsistensi hasil penilaian.
Penghargaan ini menjadi salah satu bentuk pengakuan atas komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam memperkuat daya saing daerah dan mendorong inovasi untuk percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Dengan skor 4,23, Palembang menegaskan posisi kuatnya di antara kota-kota di Indonesia, sekaligus menandai komitmen berkelanjutan pada inovasi dan pembangunan berdaya saing tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Palembang: Gaji ke-13 ASN 2026, Rp 89 Miliar Alokasi
Evaluasi CFD Palembang: PKL Dikonfigurasikan di Zona Khusus
Prabowo Tunjuk Nanik Deyang Jadi Kepala BGN, Harap MBG
Pemerintah Sumsel Peringatkan Risiko Penyakit Selama Kemarau
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
