Palembang Ubah Kantor Jadi Kolam Retensi Banjir Sekip Bendung
Gambar atau konten salah?
Di wilayah Sekip Bendung, banjir sering kali menjadi masalah yang meresahkan warga. Pemerintah Kota Palembang sedang menyiapkan langkah besar untuk mengatasi hal tersebut.
Rencana utama adalah mengubah fungsi lahan kantor dinas menjadi infrastruktur pengendali air. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengumumkan bahwa kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang terletak di Simpang Polda akan dipindahkan. Lahan tersebut akan diubah menjadi kolam retensi yang diperluas dan diperdalam. "Maka kantor DPMPTSP menjadi kolam retensi yang diperlebar dan juga diperdalam," ujarnya pada Senin, 6 April 2026.
Perubahan ini diambil agar sistem pompanisasi di kawasan Sekip Bendung dapat berfungsi secara optimal. Saat ini, sistem pompa hanya bekerja sebagian karena kapasitas retensi yang terbatas.
Proyek penanggulangan banjir ini tidak hanya mengandalkan anggaran daerah. Kementerian PUPR, didukung oleh Bank Dunia (World Bank), turut berperan. Proses lelang sedang berlangsung untuk mendapatkan bantuan internasional.
Di sisi lain, pemerintah telah menyiapkan rencana jangka pendek. Fokusnya adalah memperkuat infrastruktur di wilayah Sekip Bendung melalui pelebaran drainase dan pengerukan sedimen. Langkah ini bertujuan meningkatkan daya tampung saluran air. Selain itu, sistem pompanisasi akan dioptimalkan agar seluruh unit pompa dapat berfungsi maksimal setelah suplai air dan pembersihan sedimen selesai.
Sejak awal, petugas melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Hasilnya, terdapat delapan titik banjir yang menjadi perhatian utama. Titik terdalam terletak di daerah Kasnariansyah. Dengan perbaikan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bendung, pemerintah optimis genangan air di beberapa kecamatan akan segera tuntas.
Wilayah yang diprediksi akan merasakan dampak positif meliputi Kecamatan Ilir Timur (IT) 1, IT 3, hingga Kemuning. "Insyaallah persoalan genangan air di DAS Bendung akan selesai," pungkas Ratu Dewa.
Dengan mengubah lahan kantor menjadi kolam retensi, memperluas drainase, dan mengoptimalkan pompa, kota Palembang menunjukkan langkah konkret untuk mengurangi banjir di Sekip Bendung. Langkah ini menandai komitmen pemerintah dalam meningkatkan ketahanan infrastruktur air di wilayah tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
