PALI Masih Tunggu Tanda Tangan Sebelum Siaga Karhutla
Gambar atau konten salah?
PALI belum menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski wilayah ini sering menjadi sasaran kebakaran. Setiap kali terjadi, kondisi menjadi lebih rawan, dan wilayah ini sudah masuk dalam zona merah.
Menurut Sudirman, Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, status siaga karhutla saat ini hanya ditetapkan di OKI, Ogan Ilir, Muara Enim, Banyuasin dan Muba. “SK penetapan status siaga di PALI masih menunggu tanda tangan bupati,” ujarnya pada 02 Juni 2026.
Dia menambahkan, “Draft SK‑nya sudah ada dan sudah melakukan kesiapsiagaan, tinggal menunggu ditetapkan saja. Jadi untuk saat ini jumlah daerah yang menetapkan status siaga masih tetap 5 daerah (OKI, Ogan Ilir, Muara Enim, Banyuasin, Muba) dan di tingkat Provinsi Sumsel,” jelasnya.
Data BPBD Sumsel per 31 Mei 2026 menunjukkan bahwa PALI telah mengalami 32 kejadian karhutla, jumlah tertinggi di antara 11 daerah yang pernah mengalami kebakaran. “PALI sudah 32 kali kejadian karhutla. Berdasarkan rekapitulasi kejadian, di Kecamatan Abab paling banyak terjadi karhutla dengan 12 kali, Penukal 8 kejadian, Talang Ubi 7 kejadian, Tanah Abang 3 kejadian, dan Penukal Utara 2 kejadian,” terangnya.
Jumlah kejadian ini membuat PALI menjadi satu-satunya daerah di Sumsel yang berstatus zona merah (di atas 30 kejadian). Daerah berikutnya, Muara Enim, mencatat 16 kejadian dan berada di zona oranye. Pemerintah kabupaten Muara Enim sudah menaikkan status siaga karhutla.
“Kita terus mendorong wilayah-wilayah rawan karhutla untuk segera menaikkan status siaga, mengingat saat ini Sumsel sudah memasuki musim kemarau,” ujarnya.
Dengan data ini, terlihat bahwa meski belum resmi, PALI sudah menyiapkan rencana dan menunggu keputusan akhir. Status siaga yang belum ditetapkan menandakan perlunya koordinasi lebih lanjut antara BPBD PALI, pemerintah kabupaten, dan pihak terkait lainnya untuk menghadapi risiko kebakaran yang terus meningkat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
