Pasien Koma RSMH Palembang, Keluarga Siap Rawat di Rumah
Gambar atau konten salah?
Di Rumah Sakit Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Sumatera Selatan, seorang pasien masih berada dalam keadaan koma. Keluarga diminta menyiapkan alat medis agar dapat merawatnya di rumah.
Ketika ayahnya hendak dipulangkan, anak pasien bernama Titan menjelaskan bahwa keluarga sempat kebingungan atas keputusan rumah sakit tersebut. Ia mengatakan bahwa keluarga diberi waktu hingga hari ini, 16 April 2026, untuk membawa pulang ayahnya meski keadaan pasien belum membaik.
Direktur Utama RSMH Palembang, Siti Khalimah, membuka suara mengenai latar belakang kasus ini. Ia menjelaskan bahwa pasien dirujuk ke RSMH setelah dirawat di RS Myria, RS Permata, dan RS Pelabuhan. Pasien sudah menjalani operasi di rumah sakit sebelumnya, namun kesadaran dan pernapasan tidak membaik.
“Pasien masuk RSMH dalam keadaan berat, kesadaran turun (koma) dan tidak bisa bernafas spontan sehingga harus menggunakan bantuan ventilator,” jelasnya.
Pasien telah dirawat 10 hari di ICU dan menjalani operasi kembali. Saat ini masih dalam perawatan di RSMH.
“Saat ini masih dalam perawatan di RSMH,” katanya.
Tim paliatif di RSMH menilai bahwa pasien ini memerlukan perawatan jangka panjang. Mereka memberi edukasi awal kepada keluarga tentang kemungkinan perawatan di rumah. Jika pasien cukup stabil secara medis, RSMH akan membantu keluarga untuk merawatnya di rumah.
RSMH memberikan panduan lengkap: pertama, keluarga diajari cara merawat pasien di rumah dan mengenali kondisi darurat. Kedua, pasien tetap dalam pengawasan rumah sakit dan ada Tim Homecare yang dapat datang sesuai kebutuhan. Ketiga, ada contact person yang dapat dihubungi 24 jam jika terjadi kondisi darurat. Keempat, ambulans siap menjemput pasien dan membawanya ke rumah sakit bila diperlukan.
“Hingga saat ini pasien masih dirawat di RSMH dan baru rencana kemungkinan dirawat di rumah, tapi belum diputuskan oleh dokter,” katanya.
“Kemarin (Rabu) baru diinfokan awal kemungkinan akan ada rencana dirawat di rumah tapi akan dilakukan penilaian dan persiapan apabila diputuskan di rumah,” ujarnya.
Pasien masih berada di RSMH dan keputusan akhir mengenai perawatan di rumah belum diputuskan oleh dokter. Keluarga harus tetap menunggu evaluasi lanjutan dan siap mengikuti petunjuk medis yang diberikan.
Situasi ini menunjukkan bahwa pasien masih tidak membaik dan rumah sakit masih menunggu keputusan akhir. Keluarga harus menyiapkan diri untuk kemungkinan perawatan di rumah dan mengikuti panduan medis yang telah disediakan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
