PBNU Siapkan 1–5 Agustus 2026, Kiai Said Tidak Calon Ketua

Sigit W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 98 dibaca
Bisik.id
PBNU Siapkan 1–5 Agustus 2026, Kiai Said Tidak Calon Ketua

Gambar atau konten salah?

Muktamar ke-35 PBNU akan digelar pada 1 sampai 5 Agustus 2026. Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj MA mengumumkan bahwa ia tidak akan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum maupun Rais Aam PBNU. Ia berkata, “Saya nggak akan maju, saya nggak akan maju.”

Dalam pernyataan tersebut, Kiai Said menegaskan bahwa usia 73 tahun membuatnya merasa tidak layak memimpin organisasi. Ia menambahkan, “Saya nggak akan maju, sudah tua saya, sudah 73 umur saya, sudah 73 (tahun). Tinggal gantian lah, regenerasi yang lebih cerdas.”

Ketika ditanya apakah ia akan maju sebagai Rais Aam pada periode berikutnya, Kiai Said menjawab bahwa ia belum pantas. Ia tertawa sambil berkata, “Ya sama saja artinya saya belum pantas jadi Rais Aam, kira‑kira kan harus kiai udeng‑udeng, saya kan nggak pakai udeng‑udeng.”

PBNU telah memutuskan untuk menggelar muktamar ke-35 pada tanggal 1 sampai 5 Agustus 2026. Sebagai persiapan, Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) akan diadakan pada bulan Juni. Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyatakan bahwa tanggal tersebut sudah ditetapkan. Ia juga menyebutkan bahwa lokasi muktamar masih dalam tahap pertimbangan. Beberapa daerah, seperti NTB, Sumatera Barat, dan Jawa Timur, telah mengajukan diri sebagai tuan rumah, namun keputusan akhir masih dipertimbangkan.

Gus Ipul menegaskan bahwa panitia telah lengkap dan telah diserahkan kepada Rais Aam KH Miftachul Akhyar serta Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. Ia menunggu surat keputusan resmi untuk memulai pelaksanaan.

Menanggapi pertanyaan tentang calon potensial Ketua Umum PBNU, Gus Ipul menyebut beberapa nama yang mungkin. Ia mengatakan, “Salah satu yang berpotensi ya, kalau bicara itu salah satu yang berpotensi karena Pak Nasaruddin Umar juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya, Gus Yahya dulu juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya, Kiai Said (Said Aqil Siroj) kalau nggak salah sebelumnya juga pernah jadi Katib Aam.”

Ia menambahkan, “Jadi semuanya sebenernya punya potensi ya punya potensi tinggal berkenan apa nggak.” Namun, ia menegaskan bahwa calon spesifik belum ada. “Calon‑calon belum ada secara khusus, tetapi ya semua diberi kesempatan, semua diberi kesempatan untuk bisa mencalonkan diri, apalagi Nahdlatul Ulama ini besar.”

Dengan keputusan tanggal dan persiapan panitia yang sudah matang, PBNU menegaskan bahwa muktamar ke-35 akan menjadi ajang penting untuk memperkuat regenerasi kepemimpinan. Semua pihak diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperbaharui arah dan strategi organisasi.

PBNUMuktamar 35Kiai Said Aqil SirojRegenerasi kepemimpinanKonferensi BesarKetua UmumRais AamMuktamar 2026

Komentar

Memuat komentar...