PBNU Siapkan Munas dan Konbes 2026 di Ponpes Ploso
Gambar atau konten salah?
Gus Ipul, Sekretaris Jenderal PBNU, mengungkapkan topik yang akan dibahas pada Munas dan Konbes NU 2026. Kegiatan ini akan digelar di Pondok Pesantren Al Falah Ploso di Kediri pada 21 Juni 2026 - 22 Juni 2026.
Menurut Gus Ipul, forum strategis ini akan menjadi tempat menentukan lokasi Muktamar. Ia menegaskan bahwa beberapa pengurus wilayah sudah resmi menyodorkan diri dan menyatakan kesiapan mereka untuk menjadi tuan rumah Muktamar.
Gus Ipul menambahkan, “Nanti akan dibahas pada saat Munas dan Konbes. Ada beberapa wilayah yang telah menyampaikan kesiapannya menjadi tuan rumah Muktamar. Berbagai pertimbangan akan didiskusikan secara lebih serius dalam forum tersebut,”. Ia menekankan bahwa PBNU saat ini fokus mematangkan persiapan teknis bersama keluarga besar Ponpes Ploso.
Keputusan yang diambil di Munas dan Konbes akan menjadi penentu arah gerak organisasi sebelum memasuki puncak acara Muktamar. “Kami memohon doa dari seluruh jamaah Nahdlatul Ulama dan masyarakat Indonesia agar proses menuju Muktamar pada Agustus 2026 mendatang berjalan lancar, sukses, dan penuh berkah,” pungkasnya.
Selama persiapan, Gus Ipul mendampingi Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, meninjau langsung dan berkoordinasi. Ia menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Ponpes melalui Kiai Huda Jazuli yang bersedia menjadi tuan rumah. “Kami mendampingi Rais Aam, ada Prof M Nuh dan Gus Anwar Iskandar, untuk menyampaikan berbagai persiapan yang sudah dilakukan. Sekaligus menyampaikan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Al Falah Ploso melalui Kiai Huda Jazuli yang telah bersedia menjadi tuan rumah Munas dan Konbes NU tahun 2026,” kata Gus Ipul.
Ia juga menyebutkan opsi lokasi alternatif yang sedang dipertimbangkan, yakni di Bangkalan. “Kalau sesuai rencana, pelaksanaan Munas dan Konbes berlangsung 21 sampai 22 Juni, sementara pembukaannya pada 20 Juni. Salah satu alternatif yang sedang dipertimbangkan adalah di Bangkalan. Semua masih dalam proses pematangan,” ujarnya saat memantau kesiapan di Ponpes Ploso pada 6 Juni 2026.
Secara keseluruhan, PBNU menunjukkan pendekatan terencana dalam menyiapkan konferensi nasional 2026. Fokus pada persiapan teknis, pertimbangan lokasi, dan pengumpulan dukungan dari berbagai wilayah menandai langkah-langkah strategis yang akan membentuk jalannya Muktamar pada Agustus 2026.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
