Pelabuhan Baru Palembang: Solusi Logistik Kopi Sumsel

Kartika D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 69 dibaca
Bisik.id
Pelabuhan Baru Palembang: Solusi Logistik Kopi Sumsel

Gambar atau konten salah?

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyoroti potensi komoditas unggulan provinsi pada sambutannya di peluncuran proyek pembangunan Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin. Ia menegaskan bahwa meski Sumatera Selatan memegang status pemilik kebun kopi terbesar di dunia, ekspor masih harus melewati pelabuhan di provinsi tetangga.

Kopi kita ini luasnya nomor tiga terbesar di dunia, ada 280.000 hektare yang ada di Sumatera Selatan. Ada Arabika, Robusta, sampai Amerika. Tapi semuanya itu terpaksa harus melalui pelabuhan di provinsi-provinsi tetangga,” ujar Deru pada hari Kamis, 9 April 2026.

Keterbatasan infrastruktur pelabuhan membuat devisa dan retribusi dari komoditas Sumsel tidak masuk secara maksimal ke kas daerah. Hal ini tidak hanya memengaruhi kopi; komoditas karet, yang menyumbang 30 persen dari total produksi karet nasional, juga mengalami nasib serupa. Akibatnya, harga di tingkat petani menurun dan pengaruh Sumsel di pasar global berkurang.

Deru menjelaskan bahwa hambatan utama terletak pada akses logistik. Kapal ekspor besar tidak dapat bersandar karena kedalaman sungai Musi hanya 5 hingga 6 meter. Kondisi ini menghambat arus barang dan menambah biaya transportasi.

Ini persoalan digital ekonomi kita, impor-ekspor kita. Sumber daya alam kita harus diangkat ke tengah samudera untuk menjadi tinggi nilainya. Kalau kita punya pelabuhan sendiri, tentu ceritanya tidak seperti sekarang,” tegasnya.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah provinsi mempercepat pembangunan pelabuhan baru sebagai bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Deru menekankan bahwa keberadaan pelabuhan laut dalam menjadi daya tarik utama bagi investor, lebih penting daripada sekadar insentif pajak.

Ia juga mengapresiasi dukungan Kementerian Perhubungan yang telah membantu mewujudkan rencana ini dari sekadar wacana menjadi langkah nyata. Proyek ini dibilang sebagai kerja estafet yang melibatkan pemimpin-pemimpin Sumsel terdahulu.

Ini kerja keras untuk terjadinya pembangunan. Kita ingin meyakinkan masyarakat bahwa kita tidak main-main melaksanakan pekerjaan besar ini demi memperbaiki kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan,” tutupnya.

Dengan pelabuhan baru, Sumatera Selatan berharap dapat menyalurkan komoditasnya secara langsung ke pasar internasional, meningkatkan pendapatan petani, dan memperkuat posisi provinsi dalam perdagangan global.

Pelabuhan New PalembangSumatera Selatankopikaretinfrastruktur pelabuhanKawasan Ekonomi Khususpasar global

Komentar

Memuat komentar...