Pemedek 64 Tahun Meninggal di Pura Besakih Saat Sembahyang
Gambar atau konten salah?
Gusti Ngurah Suka, pemedek berusia 64 tahun dari Badung, meninggal dunia setelah pingsan saat hendak sembahyang di Pura Agung Besakih pada Kamis, 16 April 2026.
Ia berjalan kaki dari area parkir menuju pura, bersama keluarga. Saat tiba di sisi timur Pura Penataran Agung Besakih, ia tiba‑tiba pingsan. Pingsan diduga karena kondisi jantung yang sudah pernah terdiagnosis sebelumnya.
Orang di sekitar, termasuk pecalang dan petugas medis, segera memberikan pertolongan. Ia kemudian dilarikan ke Puskesmas Rendang. Sesampainya di fasilitas kesehatan, ia dinyatakan meninggal dunia.
Menurut Bendesa Adat Besakih Jro Mangku Widiartha, pemedek tersebut memang memiliki riwayat jantung. Ia menyatakan, “Untuk pastinya, di mana pemedek tersebut pingsan saya kurang tahu. Yang jelas masih di luar Pura,” pada Kamis malam.
Widiartha melanjutkan, “Setelah sampai di Puskesmas, pemedek tersebut dinyatakan meninggal,” menegaskan hasil pemeriksaan di rumah sakit.
Peristiwa ini terjadi di tengah rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK), sebuah acara keagamaan yang diadakan di Pura Besakih. Kejadian ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan kesehatan bagi peserta acara keagamaan, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit jantung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
