Pemerintah Tetapkan 27 Mei 2026 Sebagai Hari Raya Idul Adha
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Indonesia telah menetapkan 27 Mei 2026 sebagai Hari Raya Idul Adha. Tanggal ini menandai hari kemenangan bagi umat Muslim di tanah air.
Selama menunggu Idul Adha, umat dapat melaksanakan puasa sunnah selama sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Puasa ini dimulai pada 1 Dzulhijjah dan berakhir pada 9 Dzulhijjah, dengan dua hari terakhir memiliki keutamaan tersendiri.
Berikut jadwal lengkap puasa sunnah sebelum Idul Adha:
Puasa Dzulhijjah (1‑7 Dzulhijjah)
- Senin, 18 Mei 2026: Puasa Dzulhijjah hari pertama
- Selasa, 19 Mei 2026: Puasa Dzulhijjah hari kedua
- Rabu, 20 Mei 2026: Puasa Dzulhijjah hari ketiga
- Kamis, 21 Mei 2026: Puasa Dzulhijjah hari keempat
- Jumat, 22 Mei 2026: Puasa Dzulhijjah hari kelima
- Sabtu, 23 Mei 2026: Puasa Dzulhijjah hari keenam
- Minggu, 24 Mei 2026: Puasa Dzulhijjah hari ketujuh
Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah, yang jatuh pada Senin, 25 Mei 2026. Hari ini menjadi persiapan bagi jemaah haji menjelang Idul Adha.
Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
Puasa Arafah, yang merupakan puasa sunnah sehari sebelum Idul Adha, jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji.
Hadits berikut menjelaskan keutamaan puasa Arafah:
صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبَلَةً وَصَوْمُ عَاشُوْرَاَء يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً
Artinya: "Puasa hari Arafah menebus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang dan puasa Asyura menebus dosa setahun yang telah lewat." (HR Ahmad, Muslim dan Abu Daud dari Abi Qotadah).
Berikut niat puasa untuk setiap hari:
Niat Puasa 1‑7 Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِي الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah ta'âlâ."
Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta'âlâ."
Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta'âlâ."
Dengan mengikuti puasa sunnah ini, umat Muslim dapat menyiapkan diri secara spiritual menjelang Hari Raya Idul Adha. Keutamaan puasa Arafah, yang menebus dosa setahun lalu dan setahun mendatang, menjadi motivasi tambahan bagi yang melaksanakannya.
Informasi lengkap mengenai puasa sunnah sebelum Idul Adha, termasuk jadwal dan niat, diharapkan dapat membantu umat dalam melaksanakan ibadah dengan penuh kesadaran. Semoga bermanfaat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
