Penempatan DHE SDA di Bank BUMN Indonesia Mulai 1 Juni 2026
Gambar atau konten salah?
Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, mengumumkan kewajiban penempatan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA) di bank-bank BUMN. Kebijakan ini akan mulai berlaku pada 1 Juni 2026.
“Eksportir sumber daya alam wajib memasukkan devisa hasil ekspor sumber daya alam 100% ke dalam sistem keuangan Indonesia atau repatriasi dengan tingkat kepatuhan 100%,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20 Mei 2026).
Ia menegaskan bahwa eksportir SDA harus menempatkan DHE dengan retensi minimal 30% untuk industri migas dan 100% untuk industri non migas. Penempatan DHE dilakukan di rekening khusus dengan jangka waktu minimal tiga bulan bagi industri migas dan dua belas bulan bagi non migas.
“Pemasukan atau repatriasi penempatan retensi DHE SDA wajib dilakukan melalui Bank Himbara. Jadi saya tegaskan kembali, retensi DHE SDA wajib dilakukan melalui bank-bank Himbara,” jelas Airlangga.
Untuk eksportir yang memiliki kesepakatan dengan negara mitra dagang atau negara yang telah menandatangani perjanjian perdagangan dengan Indonesia, batas konversi DHE valas ke rupiah diturunkan dari semula 100% menjadi 50%. Pengecualian juga diberikan dalam bentuk batasan retensi DHE untuk sektor pertambangan, memberikan keleluasaan 30% untuk ditempatkan di bank-bank non Himbara dengan kewajiban minimal tiga bulan.
“Jadi bagi peserta yang sudah menandatangani perjanjian bilateral dapat menempatkan 30% untuk tiga bulan di bank non Himbara,” jelas Airlangga.
Insentif penempatan DHE SDA juga diberikan berupa tarif pajak penghasilan (PPh) hingga 0% sesuai jangka waktu penempatan atas penghasilan yang diperoleh dari hasil instrumen penempatan DHE SDA. Dibandingkan dengan instrumen reguler kena pajak sampai 20%, regulasi ini diharapkan mempermudah aliran devisa ke dalam sistem keuangan nasional.
Regulasi ini resmi akan diberlakukan pada 1 Juni 2026, menandai langkah baru dalam pengelolaan devisa hasil ekspor sumber daya alam di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz