Pengendara Jalan Nagreg Harus Lampu di Kabut Tebal
Gambar atau konten salah?
Selasa, 07 April 2026, Jalan Raya Nagreg di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diselimuti kabut tebal sejak wilayah Desa Sawahlega di Jalan Raya Bypass Cicalengka. Visibilitas hanya sekitar 20 meter ke depan, membuat kendaraan di depan tidak terlihat tanpa lampu.
Para pengendara, terutama motor, diminta menyalakan lampu kendaraan. Lampu depan membantu menandai posisi, sedangkan lampu belakang menjadi ciri penting agar pengendara lain tidak tertabrak.
Kabut tetap tebal hingga pukul 07.20 WIB. Pohon-pohon hijau di kiri dan kanan jalan tampak terselubung, batang dan dedaunan terbungkus kabut. RS Unisba, yang masih dalam pembangunan, tampak menonjol namun tertutup kabut sampai kita mendekat. Di seberang kanan, lembah dekat markas TNI Yonif 330 juga diselimuti kabut, hanya terlihat warna putih di sekitarnya.
Setelah membelok ke Jalan Desa Bojong, kabut semakin pekat. Dalam bahasa Sunda, kabut ini disebut “pepedut” dan terasa lembap karena kepadatan. Sensasi butiran air halus menetes di wajah saat melintasi wilayah ini membuat semua tampak putih.
Situasi ini menegaskan pentingnya lampu kendaraan di daerah berkabut. Penurunan jarak pandang menambah risiko kecelakaan, sehingga pengendara harus tetap berhati-hati dan menyalakan lampu. Dengan demikian, keselamatan di jalan dapat terjaga meski kondisi cuaca menantang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
