Penutupan Program TMMD Ke‑128 2026 di Desa Slempit Gresik
Gambar atau konten salah?
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun 2026 di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Gresik, resmi ditutup pada 21 Mei 2026. Penutupan diadakan di lapangan desa oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir dan dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat TNI-Polri, OPD Pemkab Gresik, serta warga setempat.
Program ini dibawakan dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” dan berlangsung selama satu bulan, mulai 22 April 2026 hingga 21 Mei 2026. Selama periode tersebut, sejumlah sasaran fisik dan nonfisik berhasil diselesaikan, mendukung percepatan pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di sela‑sela acara, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani mengucapkan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0817/Gresik, atas kontribusi nyata melalui program TMMD. Ia menyatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0817/Gresik, yang telah membantu pemerintah daerah dalam membangun Desa Slempit. Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik dari sisi infrastruktur maupun pemberdayaan warga.”
Bupati menambahkan bahwa pembangunan melalui TMMD sejalan dengan kebijakan Pemkab Gresik yang menempatkan penguatan infrastruktur dasar, terutama jalan poros desa (JPD), sebagai prioritas. Ia menegaskan, “Program ini linear dengan prioritas pembangunan daerah, salah satunya jalan poros desa. Pada 2026 hingga 2027 kami fokus pada pembangunan JPD agar konektivitas antarwilayah desa semakin baik.”
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat: “Pembangunan desa menjadi fondasi penting dalam pemerataan pembangunan di Kabupaten Gresik sehingga sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat perlu terus diperkuat. Kita akan terus berkolaborasi dengan Kodim agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat desa secara langsung.”
Dalam amanat penutupan, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergi TNI bersama pemerintah daerah dalam membantu mengatasi persoalan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ia mengatakan, “TMMD tahun 2026 ini membawa misi penting untuk bersatu dengan alam. TNI bersama pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.”
Danrem juga mengingatkan agar seluruh hasil pembangunan yang telah terealisasi dapat dijaga dan dirawat bersama: “Saya berharap hasil pembangunan ini benar-benar dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik. Semangat gotong royong yang telah terbangun harus terus dijaga demi kemajuan desa ke depan.”
Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos. dari Satgas TMMD Ke-128 menyampaikan bahwa semua sasaran berhasil diselesaikan tepat waktu berkat kerja sama erat antara Satgas dan masyarakat Desa Slempit. Ia menyatakan, “Alhamdulillah seluruh sasaran dapat diselesaikan tepat waktu berkat kerja sama yang luar biasa antara Satgas TMMD dan masyarakat. Antusiasme warga sangat tinggi dalam setiap kegiatan. Inilah kekuatan gotong royong yang sesungguhnya.”
Sasaran pembangunan yang dikerjakan meliputi peningkatan jalan desa, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan saluran irigasi, serta fasilitas umum lainnya. Semua upaya diharapkan dapat mendongkrak aktivitas ekonomi masyarakat dan memperkuat jaringan sosial di desa.
Penutupan TMMD Ke-128 turut dihadiri sejumlah pejabat TNI, Polri, OPD Pemkab Gresik, serta unsur Muspika Kedamean. Kegiatan tersebut menandai keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam membangun desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Program ini menegaskan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menghasilkan infrastruktur yang berkelanjutan. Keberhasilan TMMD Ke-128 menjadi contoh konkret bagaimana kerja sama lintas sektor dapat mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kualitas hidup warga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz