Pergerakan Tanah di Desa Kaso Rusak Tiga Rumah, Tanpa Korban

Wahyu T. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 90 dibaca
Bisik.id
Pergerakan Tanah di Desa Kaso Rusak Tiga Rumah, Tanpa Korban

Gambar atau konten salah?

Pergerakan tanah terjadi di Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis. Tiga rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat pergerakan tersebut.

Menurut data yang dikumpulkan oleh BPBD Ciamis, pergerakan tanah mulai terlihat sejak Senin malam, 06 April 2026. Laporan resmi baru diterima pada Selasa, 07 April 2026 pukul 10.56 WIB. Dampaknya meluas ke dua dusun, yaitu Dusun Pasisian dan Dusun Wangunjaya.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun ada tiga rumah yang mengalami rusak berat, sehingga pemiliknya untuk sementara harus mengungsi ke rumah kerabat,” ujar Ani Supiani, Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, pada Rabu, 08 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa rumah-rumah yang terdampak berada di Dusun Pasisian dan Dusun Wangunjaya. Semua bangunan mengalami kerusakan cukup parah akibat pergerakan tanah. Kerusakan terjadi pada bagian struktur bangunan, sehingga membahayakan jika masih ditempati. Saat ini, warga memilih mengungsi demi keselamatan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan untuk melakukan kaji cepat di lokasi, sekaligus menyalurkan bantuan logistik darurat kepada warga terdampak,” tambah Ani. Penanganan awal sudah dilakukan bersama aparat setempat, sementara BPBD sedang menyiapkan langkah penanganan lanjutan.

Para korban masih mengungsi di rumah saudara terdekat. BPBD bersama pihak terkait terus memantau perkembangan di lokasi guna mengantisipasi potensi pergerakan tanah susulan. “Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat hujan turun,” ungkap Ani.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan warga terhadap pergerakan tanah, terutama di daerah rawan. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerusakan rumah menuntut tindakan cepat dari pihak berwenang dan dukungan komunitas untuk mengurangi dampak lebih lanjut.

pergerakan tanahBPBD Ciamiskerusakan rumahpengungsiDusun PasisianDusun Wangunjayakesiapsiagaan warga

Komentar

Memuat komentar...