Persebaya Cedera Berat, Persita Depan Tantangan Besar
Gambar atau konten salah?
Persebaya, klub sepak bola yang dikenal dengan julukan Bajol Ijo, belum pernah menampilkan skuad lengkap sejak putaran kedua kompetisi. Pada pertandingan melawan Persita yang dijadwalkan pada Sabtu, 04 April 2026 di GBT, kondisi pemain masih belum optimal. Beberapa pemain masih terhambat cedera, sementara yang lain baru saja kembali mengikuti latihan.
Pelatih utama, Bernardo Tavares, mengungkapkan kekecewaannya. Ia tidak ingin terjebak dalam masalah ini dan berharap para pemain segera kembali prima. “Sayangnya ini bukan situasi yang sempurna karena kami masih memiliki pemain yang cedera. Hari ini beberapa pemain baru pertama kali kembali ikut latihan. Kita lihat saja nanti, kami berharap kondisinya akan lebih baik dibandingkan pertandingan-pertandingan terakhir,” ujarnya.
Bernardo, yang berasal dari Portugal, mengingat kembali laga terakhir melawan Borneo FC. Di situasi itu, pemain seperti Bruno Paraiba sudah kembali bermain meski belum sepenuhnya maksimal. Hal ini menegaskan keterbatasan skuad yang ia miliki. “Seperti yang kalian tahu, di pertandingan terakhir kami punya banyak pemain yang tidak bisa membantu tim. Beberapa dari mereka kami turunkan saat melawan Borneo, tetapi mereka baru saja kembali dari cedera. Jadi performanya tidak terlalu bagus, tapi itulah pemain yang kami miliki saat ini,” tambahnya.
Ia menyebut cedera sebagai masalah yang sulit dicerna. Untuk mengatasinya, ia bekerja sama erat dengan tim medis. “Kami sedang bekerja sama dengan tim medis untuk mencoba memperbaiki hal ini karena tidak masuk akal. Klub membayar para pemain, tetapi mereka lebih sering cedera daripada bermain,” ungkapnya.
Kerugian pemain di beberapa laga terakhir berdampak besar pada performa di lapangan. Faktor ini menjadi penyebab limpung Bajol Ijo dalam lima pertandingan terakhir. Kini, fokus utama Tavares dan stafnya adalah meningkatkan kebugaran pemain agar cepat kembali prima. “Kami berusaha keras mendorong mereka agar bisa kembali lebih cepat dengan stamina yang baik dan kondisi fisik yang prima, sehingga bisa membantu di dalam lapangan,” pungkasnya.
Dengan upaya ini, Persebaya berharap dapat memperbaiki formasi dan menampilkan skuad yang lebih kuat di pertandingan berikutnya. Keberhasilan latihan dan pemulihan cedera akan menjadi kunci bagi klub untuk kembali bersaing.
Persebaya masih berjuang mengatasi masalah cedera yang terus mengganggu. Upaya pelatih dan tim medis menjadi harapan utama agar pemain dapat segera tampil dalam kondisi terbaik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
1.198 Jemaah Malang Kembali Dari Haji 2026, Tertib, Efisien
Verdonk Tiba Terlambat, Herdman Pastikan Main di Garuda
PENS Dorong Perguruan Tinggi Jadi Solver Masalah Sosial
Marselino Absen, Timnas Siap Hadapi Oman 04 Juni Di SUGBK
Konate Lenyap, Liverpool Siap Terima Pengunduran Pada Awal Juni
PPDB Kota Malang: Proses Tetap, Zonasi Radius Lurus
Berita Terbaru
1.198 Jemaah Malang Kembali Dari Haji 2026, Tertib, Efisien
Verdonk Tiba Terlambat, Herdman Pastikan Main di Garuda
Kementerian Energi Tinjau Penundaan Batu Bara China PT DSI
Muharram: Bulan Mulia, Pahala Ganda bagi Semua Muslim
PENS Dorong Perguruan Tinggi Jadi Solver Masalah Sosial
Marselino Absen, Timnas Siap Hadapi Oman 04 Juni Di SUGBK
Konate Lenyap, Liverpool Siap Terima Pengunduran Pada Awal Juni
PB ESI Pilih 7 Atlet DOTA 2 ke Esports Nations Cup 2026
GPOS Lite: Digitalisasi Apotek dengan Dukungan Lapangan
