Persebaya Kalahkan Arema 0-4 di Derby Jatim, Gianyar
Gambar atau konten salah?
Persebaya meraih kemenangan telak 0-4 atas Arema dalam Derby Jatim yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada 28 April 2026. Gol-gol kemenangan dikirim oleh Francisco Rivera (brace), Jefferson da Silva, dan Ricardo Tata.
Babak pertama pertandingan terasa lambat. Cuaca panas membuat kedua tim, baik Arema maupun Persebaya, kesulitan menekan lawan. Tempo permainan rendah, dan peluang tidak banyak. Bernardo Tavares menjelaskan bahwa cuaca yang menyengat membuat taktik harus lebih berhati-hati, sehingga peluang terbatas. “Pada babak pertama cuacanya terlalu panas. Kedua kesebelasan mengalami kesulitan, baik Arema maupun kami. Intensitas permainan sangat rendah. Kami punya beberapa peluang, tetapi kami tidak menembak ke gawang sebagaimana seharusnya,” tutur Tavares seusai pertandingan.
Selama waktu istirahat, Persebaya melakukan koreksi taktik. Tavares menegaskan bahwa mereka berbicara di ruang ganti, melakukan beberapa perbaikan tanpa bola. “Kami berbicara saat jeda babak pertama, melakukan beberapa koreksi tanpa bola,” ujarnya menjelaskan situasi di ruang ganti.
Babak kedua berubah drastis. Persebaya meningkatkan intensitas dan mencetak empat gol berturut-turut. Gol pertama datang dari Francisco Rivera, yang kemudian menambah dua gol lagi. Jefferson da Silva dan Ricardo Tata menutup skor. Semua gol tersebut menembus gawang Lucas Frigeri, kiper asal Brazil, yang sebelumnya belum pernah kebobolan dalam tiga laga terakhir.
Dalam mengomentari pencapaian empat gol, Tavares menekankan kesulitan yang dihadapi. “Saya rasa tidak mudah mencetak empat gol ke gawang Arema. Lihat saja pertandingan-pertandingan terakhir mereka. Dalam waktu yang lama mereka tidak kebobolan satu gol pun, dan hari ini mereka kebobolan empat gol. Itu berarti tim saya bekerja sangat keras,” ungkapnya.
Selain strategi, Tavares memuji sikap pemain. “Sikap yang mereka tunjukkan hari ini, memberikan banyak solusi bagi pemain yang menguasai bola, terutama pada babak kedua. Jadi, ini adalah arah yang harus terus kami lanjutkan dalam bekerja,” tandasnya.
Derby Jatim ini menegaskan dominasi Persebaya atas Arema, di mana perubahan taktik di tengah pertandingan membawa hasil yang signifikan. Cuaca panas, strategi yang disesuaikan, dan komitmen pemain menjadi kunci kemenangan 0-4. Kemenangan ini menambah kepercayaan diri Persebaya dalam kompetisi, sekaligus menyoroti pentingnya adaptasi taktik dan ketahanan mental dalam pertandingan derby.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cuaca Jawa Timur 12 Juni 2026: Hujan Ringan, Kabut, Berawan
Indonesia U-19 Kalah 1-0 di Semi Final Piala AFF 2026
Jadwal Sholat Jumat 12 Juni 2026 di 38 Wilayah Jawa Timur
Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan Stadion Azteca
Piala Dunia 2026: Belanda Siap Menjadi Juara di Format Baru
Meksiko vs Afrika Selatan Pembuka Piala Dunia 2026 di Azteca
Berita Terbaru
Jadwal Salat Denpasar 12 Juni 2026: Waktu Subuh 05:09
Minuman Manis Tingkatkan Risiko Kanker Hati, Studi Jangka Panjang
Cuaca Jawa Timur 12 Juni 2026: Hujan Ringan, Kabut, Berawan
Indonesia U-19 Kalah 1-0 di Semi Final Piala AFF 2026
Penyerapan Pupuk Subsidi di Bandung Terhambat El Nino
Jadwal Sholat Jumat 12 Juni 2026 di 38 Wilayah Jawa Timur
Pertamina Dukung Konservasi Lebah di P4S Lembah Suhita
Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan Stadion Azteca
Piala Dunia 2026: Belanda Siap Menjadi Juara di Format Baru
