Pertamax Naik, PCX dan Nmax Butuh Bahan Bakar RON 92
Gambar atau konten salah?
Harga bahan bakar Pertamax 92 melonjak tajam pada 10 Juni 2025, naik dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250. Kenaikan ini menambah beban bagi pemilik sepeda motor, khususnya motor skutik premium.
Jika Anda mengendarai Honda PCX dengan tangki 8,1 liter, biaya untuk menyalurkan bahan bakar Pertamax penuh mencapai Rp 131.625. Sedangkan Yamaha Nmax yang tangkinnya 7,1 liter akan mengeluarkan Rp 115.375 untuk full tank Pertamax.
Berbeda lagi, Pertalite yang masih mendapat subsidi pemerintah dijual seharga Rp 10.000 per liter. Dengan harga ini, PCX hanya perlu membayar sekitar Rp 81.000 dan Nmax Rp 71.000 untuk mengisi tangki penuh.
Sehingga muncul pertanyaan penting: apakah motor PCX dan Nmax masih boleh menggunakan bahan bakar RON 90 seperti Pertalite? Untuk menjawab, kita perlu melihat rasio kompresi mesin masing‑masing.
Honda PCX memiliki rasio kompresi 12:1, sedangkan Yamaha Nmax 11,6:1. Rasio kompresi diukur dengan membandingkan volume silinder saat piston berada di titik mati bawah (TMB) dengan volume ruang bakar saat piston di titik mati atas (TMA). Contohnya, bila silinder berisi 1.000 cc udara di TMB dan menjadi 100 cc di TMA, rasio kompresinya 10:1.
Menurut laman Wahana Honda, mesin dengan rasio kompresi 10:1 sampai 11:1 disarankan memakai bahan bakar RON 92. Mesin dengan rasio 11:1 sampai 12:1 sebaiknya menggunakan RON 95. Dengan demikian, PCX yang rasio kompresinya 12:1 tidak cocok menggunakan RON 90.
Hal yang sama berlaku untuk Nmax. Manual pemilik Nmax menyatakan bahwa bahan bakar minimal yang disarankan adalah RON 92. Menggunakan bahan bakar di bawah standar dapat menimbulkan banyak masalah.
“Gunakan hanya bensin yang tidak ada kandungan timbal. Penggunaan bensin berkandungan timbal dapat menimbulkan kerusakan parah bagi komponen-komponen internal mesin, seperti klep dan ring piston, tak terkecuali sistem pembuangan,” tulis Yamaha dalam petunjuk pemilik Nmax.
Dengan fakta di atas, pemilik PCX dan Nmax disarankan tetap menggunakan RON 95 untuk PCX dan RON 92 untuk Nmax. Mengganti ke Pertalite tidak hanya berisiko merusak mesin, tetapi juga dapat mengurangi performa motor.
Secara keseluruhan, kenaikan harga Pertamax membuat pertimbangan penggunaan bahan bakar menjadi penting. Meski Pertalite lebih murah, pengguna motor premium harus memperhatikan rekomendasi rasio kompresi dan standar bahan bakar agar mesin tetap awet dan aman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Volkswagen Kritik Larangan ICE, Sarankan Pilihan Konsumen
Wuling Huajing S: SUV hybrid premium di Kuala Lumpur
Suzuki Fronx Sport Diperkenalkan di Negeri Jiran Baru
Pindad Siapkan Mobil Nasional dengan TKDN Tinggi Indonesia
Yamaha Tawarkan MX King 150 Prima Pramac Terbatas Jakarta
India Jadi Produsen Mobil Penumpang Peringkat Tiga Dunia, 5,4 Juta
Berita Terbaru
Penyerapan Pupuk Subsidi di Bandung Terhambat El Nino
Jadwal Sholat Jumat 12 Juni 2026 di 38 Wilayah Jawa Timur
Pertamina Dukung Konservasi Lebah di P4S Lembah Suhita
Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan Stadion Azteca
Piala Dunia 2026: Belanda Siap Menjadi Juara di Format Baru
Jadwal Puasa Sunnah Muharram 1448: Asyura, Tasu'a & Lainnya
Bandung Jewellery Fair 2026 Menarik Pecinta Perhiasan
Meksiko vs Afrika Selatan Pembuka Piala Dunia 2026 di Azteca
